Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

GUBERNUR MEMINTA KEPALA DAERAH KENALI DAN CEGAH GANGGUAN KEAMANAN

 

kemiskinan-pemiskinan-gubaceh

SAPA - Gubernur Aceh Zaini Abdullah resmi membuka Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakopimda) di Kantor Gubernur, Banda Aceh pada hari Kamis (28/03/2013). Acara ini turut dihadiri oleh Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), seluruh Bupati/ Walikota serta Kapolda Aceh. Dalam kegiatan ini Gubernur meminta agar kepala daerah dapat berperan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Aceh.

Zaini Abdullah mengatakan, pelaksanaan Rakopimda tidak terlepas dari fungsi dan kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh, dalam menjalankan pemerintahannya hingga ke daerah.

Karenanya, dalam forum tersebut Gubernur mengharapkan kerjasama seluruh jajaran pemerintah daerah, untuk menyamakan langkah dalam percepatan pembangunan, dan yang terpenting saling menjaga stabilitas keamanan dalam kehidupan di tengah tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Aceh meminta pemerintah daerah tinkat II dapat melihat dan mengenal, sekaligus melakukan pencegahan dini serta antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan sebagai upaya dari menjaga ketertiban di Aceh.

"Kami meminta kepala daerah, agar memilihara dan mempertahankan kondisi keamanan serta suasana damai, dalam rangka untuk meningkatkan pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat, sebagai uapaya menurunkan angka kemiskinan di Aceh," kata Gubernur.

Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut topik pembahasan menekakan pada penyaluran Bantuan Keuangan Peumakmue Gampong (BKPG) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).

Menurut Zaini Abdullah, kedua program tersebut diatas sudah berjalan sebagaimana yang direncanakan, walau beberapa kekurangan terjadi, namun itu tidak menjadi kendala besar hingga menghambat program. "Sejak tahun 2009 hingga 2012 program PNPM dan BKPG berjalan baik," ujar Zaini.

Gubernur berujar, ke depan Pemerintah Aceh berharap supaya Pemerintah Pusat melalui berbagai struktural kerjanya kiranya dapat meningkatkan program kegiatan di Aceh demi pembangunan yang menyeluruh.

Untuk kelanjutan program pemberdayaan masyarakat Aceh, Gubernur Zaini Abdullah menandatangani kesepakatan (MoU) dengan Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kementerian Dalam Negeri Indonesia.

Penandatanganan kesepahaman tersebut berlangsung di hadapan seluruh peserta Rakorpimda.

 

atjehlink dot com

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook