Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KABUPATEN KULON PROGO TARGETKAN PENURUNAN RTSM 1,5 PERSEN

kemiskinan-sapa-klprgbpt

SAPA - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2013 menargetkan penurunan rumah tangga sasaran miskin sebesar 1,5 persen atau dari 6.479 menjadi 6.382 kepala keluarga.
"Kami mendapatkan program 6.479 kepala keluarga (KK) yang akan menjadi intervensi sasaran miskin. Angka itu menjadi perhatian pemerintah," kata Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan pemerintah akan mengumpulkan rumah tangga sasaran miskin (RTSM) setiap kelompok untuk dicarikan solusi pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi setempat.

Dalam rangka penanganan penduduk miskin, kata Hasto, pemerintah kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melakukan berbagai terobosan dengan beberapa program inovatif. Dimana program tersebut dilakukan baik dengan cara mengedepankan lokal genius budaya dan karakter yang dimiliki masyarakat seperti meningkatkan rasa kepedulian, kegotong-royongan dan kesetiakawanan sosial.

"Selain upaya tersebut, kami juga melakukan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, melalui optimalisasi pemanfaatan potensi lokal. Dengan gerakan "Bela-Beli Kulon Progo", program ini diharapkan mampu meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan pemkab Kulon Progo juga telah melakukan beberapa inovasi dengan program gerakan meningkatkan rasa kepedulian, kegotong royongan dan kesetiakawanan sosial untuk membantu pada keluarga miskin yaitu "bedah rumah swadaya" berbantuan yang hingga saat ini telah berhasil memperbaiki rumah tidak layak huni sebanyak 661 unit.

"Rumah tidak layak huni tersebut meliputi 221 unit dari bantuan swadaya, 37 unit bantuan inisiasi program mandiri masyarakat dan 403 unit bantuan pemerintah," katanya.
Selain itu, kata Hasto, Pemkab Kulon Progo juga mengerakan zakat infaq Shodaqoh dari PNS Islam selama 2012 berhasil menghimpun dana sebesar Rp2,478 miliar dan dana persembahan dari PNS Kristiani sebanyak Rp31,8 juta.

"Penghimpunan dana tersebut penggunaannya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial termasuk dalam rangka mendukung program penanggulangan kemiskinan," katanya.
Disamping program inovasi, ia mengatakan, Pemkab Kulon Progo telah meluncurkan program "Desa Binaan Menuju Desa Bebas Kemiskinan" atau "one village one sister company". Program ini telah ada 22 badan usaha yang bersedia untuk memberikan pendampingan bantuan kepada desa dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

Untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat keluarga miskin, pemkab juga telah mengembangkan program pemberdayaan dengan model "pola asuh" yaitu masyarakat yang mampu mendampingi masyarakat miskin dalam wadah Kelompok Asuh Keluarga Binangan (KAKB).

"Hingga saat ini suda ada 78 warung KAKB yang tersebar di 12 kecamatan se Kulon Progo," katanya.

 

Sumber : antaranews dot com

Terpopuler

Terbaru

PKH MENDORONG ANAK-ANAK PENERIMA MANFAAT UNTUK BERPRESTASI

PKH MENDORONG ANAK-ANAK PENERIMA MANFAAT UNTUK BERPRESTASI

SAPA INDONESIA - PROGRAM Keluarga Harapan (PKH) yang menjadi...
CEGAH URBANISASI, INFRASTRUKTUR DESA PERLU DIGENJOT

CEGAH URBANISASI, INFRASTRUKTUR DESA PERLU DIGENJOT

SAPA INDONESIA - PEMBANGUNAN wilayah pedesaan dalam program...
RATUSAN DESA BELUM PUNYA BUMDES

RATUSAN DESA BELUM PUNYA BUMDES

SAPA INDONESIA - RATUSAN desa di Pamekasan belum memiliki badan...
DESA DIDORONG OPTIMALKAN PENYERAPAN DANA DESA

DESA DIDORONG OPTIMALKAN PENYERAPAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - SAAT ini, masih ada satu desa di Boyolali,...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook