Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

LUMAJANG : UBAH SAMPAH JADI UANG

kemiskinan-sapa-olahsampah

SAPA - Berbagai cara telah dilakukan untuk mengurangi volume sampah per hari. Salah satunya pengelolaan sampah yang digelontorkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menggantikan paradigma lama kumpul-angkut-buang. Sampah dianggap bau dan menjijikan, tapi tidak bagi Ibu-ibu di Kabupaten Lumajang.

Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang telah mengembangkan pengolahan sampah rumah tangga, menjadi berbagai kerajinan tangan dan pupuk kompos. Pemilahan sampah rumah tangga sudah cukup lama dilakukan oleh warga Ditotrunan Lumajang, kususnya ibu - ibu rumah tangga agar bisa menambah pendapatan keluarga. Seperti yang dilakukan oleh Sunanik dan warga dengan menghimpun sampah rumah tangga menjadi bahan kerajinan berharga yang bisa menambah kegitan ketrampilan di lingkungan tersebut.

Dari hasil mengumpulkan sampah tersebut pihaknya mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang, berupa pelatihan kepada seluruh warga dari Unit Pengelola Sosial atau UPS PNPM.

"Senang sekali mungkin kita bisa meneruskan ke warga masyarakat yang belum tahu dan bisa menambah income bagi keluarga, jadi kita bisa tahu biji - bijian itu ternyata bisa berguna,"ungkap Sunanik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lilik, Ketua UPS Kelurahan Ditotrunan, dia sangat tertarik dengan usaha ibu rumah tangga yang telah lama mengelola sampah rumah tangga tersebut. Untuk memberi dorongan, semangat dan menambah penghasilan lebih besar kepada para ibu rumah tangga, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat melalui Program PNPM, dengan melakukan berbagai pelatihan pengolahan sampah tersebut. Menurutnya untuk sampah basah bisa dijadikan kompos dan sampah kering dapat dijadikan kerajinan tangan yang nilainya lebih tinggi.

"Untuk kegiatan PNPM, di PNPM ini ada UPS, UPK, UPL. Nah untuk UPS nya ini mengadakan kegiatan pelatihan, saat ini dilakukan pelatihan daur ulang dari limbah rumah tangga misalnya dari sayur - sayuran bisa dibuat untuk kompos, kemarin sudah di praktekkan yaitu komposing dan praktek pengelolaan sampah dari tas kresek,"ungkap Lilik.

Sementara itu Indra Agus Susanto, salah satu intstruktur dalam peltihan tersebut mengungkapkan, selama 2 hari dia sudah mendampingi ibu - ibu rumah tangga di Kelurahan Ditotrunan untuk membuat kerajinan tangan dari bahan koran dan sisa buah-buahan.

"Tujuannya tentu untuk membantu ibu - ibu menambah ketrampilan dan insyaallah kedepan untuk menabah income, membantu suami dari pada sekedar duduk nonton TV sambil tangan bergerak. Saat ini kita gunakan kertas Koran bekas dengan sedikit modifikasi dan kreasi bisa dijadikan barang - barang yang lebih bermanfaat dari pada dijual 1 kg nya Rp. 1.500, kalau sudah jadi kan bisa Rp. 20.000 sampai Rp. 50.000 jadi bisa menambah income keluarga,"ungkap Indra Agus.

Kegiatan yang dilakukan oleh warga Kelurahan Ditotrunan tersebut menurut Juru Bicara Pemkab Lumajang, Edi Hosainin, memang sudah mendapat perhatian dari pemerintah.

"Ada 3 tempat yang pada saat itu masih berupa bank sampah, namun saat ini bukan hanya menghimpun sampahnya atau memilah - milah sampah menjadi sampah kering atau sampah basah, atau sampah organik dan unorganik, tetapi ternyata sampah itu bisa memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi masyarakat,"ungkap Edi Hosaini.

Edi Hosaini menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mengembangkan dan melakukan pendampingan terhadap kegiatan masyarakat, karena masalah sampah tidak mudah untuk diatasi tanpa peran serta dari masyarakat.


Sumber : portalkbr dot com

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook