Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

UPT DI LAMONGAN DIPERINGATKAN TIDAK MEMINTA DANA BOS

kemiskinan-pemiskinan-bos1

SAPA - Pengalokasian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kegiatan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan atau kecamatan adalah satu diantara 14 larangan penggunaan dana BOS. Terkait itu, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Agus Suyanto memberikan peringatan keras agar Kepala UPTD jangan sampai meminta pembiayaan kegiatan dengan dana BOS.

"Kalau ada UPT (Dinas Pendidikan) yang meminta dana dari BOS, laporkan kepada saya, " tegas Agus Suyanto saat Sosialisasi Agus Suyanto saat sosialisasi dana BOS tahun 2013 di Gedung Handayani, Kamis (4/4).

Agus menyebut kegiatan yang menghadirkan 641 orang kepala sekolah SD negeri dan swasta se Lamongan itu agar penyaluran dan penggunaan dana BOS tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat administrasi. Penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Telkom di kesempatan itu menurut Agus juga dimaksudkan untuk pelaporan administrasi BOS secara on line.

Lebih lanjut disebutkannya, alokasi dana BOS di Lamongan tahun ini Rp 61.962.550.000. Turun dibanding alokasi tahun 2012 yang sebesar Rp 63.054.457.500. Anggaran dana BOS tersebut dipatok sebesar Rp 580 ribu/siswa/tahun. Sementara berdasar hitungan Dinas Pendidikan Lamongan, kisaran biaya operasional pendidikan di Lamongan mencapai Rp 1.992.000/siswa/tahun.

Di tempat yang sama, Sekkab Yuhronur Efendi saat membuka kegiatan itu menyebut alokasi untuk bidang pendidikan mencapai 48,12 persen disbanding kekuatan APBD yang mencapai Rp 1,5 triliun. Dia juga menyebut naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lamongan dari 70,13 di tahun 2011 menjadi 70,76 di tahun 2012.

"Komponen indeks kesehatan di Lamongan yang 72,41 memang masih di bawah Bojonegoro dan Tuban. Namun indeks pendidikan Lamongan yang naik dari 74,81 menjadi 76,14 adalah lebih tinggi dibandingkan Tuban dan Bojonegoro. Ini semua tentu tidak lepas dari kontribusi semua komponen pendidikan di Lamongan. Untuk itu, Bapak Bupati (Fadeli) menyampaikan terima kasihnya, " ujar dia.

Mantan Kepala Bappeda itu juga memberi pesan khusus agar pengelolaan dana BOS penatausahannya dilaksanakan dengan baik. Mulai dari proses perenacanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga yang terutama di tahap pertanggungjawabannya.

 

rrisby dot net

Terpopuler

Terbaru

KEMENDES PDTT: BIDAN KINI BISA GUNAKAN DANA DESA

KEMENDES PDTT: BIDAN KINI BISA GUNAKAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
SEKDA WONOGIRI: ASET DESA HARUS DISELAMATKAN

SEKDA WONOGIRI: ASET DESA HARUS DISELAMATKAN

SAPA INDONESIA - SEBAGAI pengurus barang milik desa, perangkat...
DESA DI GUNUNG KIDUL KELOLA INFORMASI

DESA DI GUNUNG KIDUL KELOLA INFORMASI

SAPA INDONESIA - SELURUH desa di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah...
MEMILAH KORUPSI DESA

MEMILAH KORUPSI DESA

SAPA INDONESIA - KORUPSI desa mulai terungkap (Kompas, 3/3)....

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook