Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MENTERI KEUANGAN: PRIORITASKAN KEMISKINAN JIKA TEKANAN FISKAL TERJADI

kemiskinan-sapa-menkeuagus

SAPA - Pemerintah akan memprioritaskan pengentasan kemiskinan dan pengangguran, apabila tekanan fiskal harus terjadi di perekonomian nasional, ungkap Menteri Keuangan RI Agus Martowardojo.

"Kita memahami, apabila tekanan fiskal harus terjadi maka harus memprioritaskan pengentasan kemiskinan dan pengangguran daripada pertumbuhan ekonomi," kata Agus seusai melakukan Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat dan Temu Konsultasi Triwulan II di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin.

Dia mengatakan tekanan fiskal bisa terjadi apabila biaya subsidi besar dan jauh diatas yang dianggarkan, misalnya pada 2012 di mana subsidi energi 51 persen diatas anggaran.

"Dan pada 2013 ini kuota BBM bersubsidi juga ada potensi berada diatas anggaran. Oleh karena itu volume BBM bersubsidi 2013 harus dikendalikan karena akan berdampak pada kemiskinan," ujar Agus.

Agus mengatakan sejauh ini Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama pimpinan pemerintahan di pusat dan daerah sedang mempelajari kebijakan terbaik terkait pengendalian BBM.

"Karena kalau tidak BBM yang kuotanya 46 juta kiloliter dapat menjadi 53 juta kiloliter, ini bisa menyebabkan defisit anggarran 2013 sebesar tiga persen dan melanggar undang-undang," ujar dia.

Pada bagian lain Agus mengatakan pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2014 akan berada di bawah target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 yang sebesar tujuh hingga 7,7 persen. Dia mengatakan target pertumbuhan ekonomi 2014 adalah sebesar 6,3-6,8 persen.

"Perekonomian dunia 2013 diperkirakan 3,5 persen, karena masih krisis. Itu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita," ucapnya.

Meskipun demikian Agus mengatakan pada 2014 pertumbuhan ekonomi akan dibantu oleh adanya pemilu.
"Pemilu itu banyak yang membuat atribut kampanye partai politik, sehingga itu ikut menyumbangkan pertumbuhan perekonomian," tuturnya.


Sumber : antarasumbar dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook