Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

116 RIBU WARGA MISKIN DI SERANG BELUM MEMILIKI KARTU JAMKESMAS

kemiskinan-pemiskinan-jamkesmas12

SAPA - Sebanyak 116 ribu warga miskin yang berada di wilayah Kabupaten Serang hingga saat ini belum memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Untuk sementara, penanganan masalah kesehatan bagi para warga miskin tersebut masih menggunakan anggaran sosial di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Toto Sugianto menjelaskan, untuk tahun 2013 ini jumlah total warga miskin adalah sebanyak 542.000 orang. Sebanyak 426.000 (79 persen) di antaranya sudah dijamin oleh kartu Jamkesmas. Sementara sisanya sebanyak 116.000 (21 persen) belum memiliki kartu Jamkesmas.

"Anggaran untuk Jamkesmas tahun 2013 ini sebanyak Rp5 miliar, yang diperuntukkan bagi 426.000 warga miskin di Kabupaten Serang. Jumlah tersebut lebih kecil dibanding sebelumnya yang mencapai Rp7 miliar untuk 505.000 warga miskin," ungkap Toto.

"Penurunan anggaran ini berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) dengan pola by name by address, sehingga 79.000 warga yang tahun lalu menerima dana Jamkesmas, tahun 2013 ini dianggap sudah tidak layak lagi mendapat Jamkesmas," jelasnya.

Namun begitu, Toto menyatakan, warga miskin yang tidak mendapat kartu Jamkesmas tersebut masih bisa ditanggulangi dengan program dana sosial yang dikelola oleh Bidang Kesejahteraan rakyat (Kesra) Pemkab Serang, guna membantu biaya pengobatan bagi masyarakat tidak mampu. Terlebih saat harus dirujuk ke rumah sakit besar di luar daerah.

"Untuk warga miskin yang sudah termasuk dalam daftar 116.000 itu, tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan jika dirujuk ke rumah sakit besar di luar daerah. Pasien dapat melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), surat rujukan dari RSUD Serang, dan surat rekomendasi dari Dinkes Kabupaten Serang," ujarnya.

 

beritasatu dot com

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook