Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

RUMAH MIRING UDIN KEMBALI TEGAK

kemiskinan-sapa-udinambruk

SAPA - Hiruk pikuk dan suara keras para tetangga yang bergotong royong memperbaiki rumahnya, tidak mampu mengusik keasyikan Hadar (80). Dia tetap berbaring, merasakan lantai baru rumahnya. Matanya terus melihat para tetangga yang sedang memasang dinding kayu.

Hadar adalah salah seorang penerima bantuan renovasi rumah melalui program bedah kampung yang dilakukan Kemensos di Kalsel. Selain dia, penerima bantuan adalah Saefudin alis Udin.

Kondisi rumahnya yang berada di belakang rumah Hadar, sangat mengenaskan. Hampir roboh. Jika hujan, air pun secara mudah masuk rumah yang dihuni sebanyak enam orang tersebut.

Kini, warga Alalak Utara RT 1 Banjarmasin itu mengaku bisa tenang. "Senang banget, bisa memperbaiki rumah," ujarnya.

Rabu (17/4) wujud nyata pemberlakuan program nasional itu diresmikan Mensos H Salim Segaf Al-Jufri yang didampingi Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan dan Wali Kota Banjarmasin H Muhidin. Tak sekadar meresmikan, Salim juga menyerahkan bantuan santunan asistensi sosial lanjut usia Tahun 2012 (ASLUT) dan bantuan orang dengan kecacatan (ODK).

Bantuan ASLUT diberikan kepada Mariam (98) yang kondisinya memprihatinkan karena hanya bisa berbaring di tempat tidur. Sementara bantuan ODK ditujukan untuk Sofi Nazia (4) yang tumbuh tanpa lengan.

Salim mengatakan program-program tersebut bertujuan utama menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Diharapkan, seluruh lapisan masyarakat bisa termotivasi sehingga muncul sikap kesetikawanan sosial. "Bagi yang memiliki kelebihan bisa berbagi. Semangat buat Indonesia yang lebih sejahtera," katanya.

Pada kesempatan itu Rudy Resnawan mengucapkan atas nama pemerintah daerah, dia mengucapkan banyak terima kasih meskipun tidak semua permintaan bedah rumah bisa diwujudkan.

Kunjungi BPost

Sebelumnya, Salim yang juga didampingi Rudy dan Muhidin mengunjungi kantor BPost Group, Jalan AS Musyaffa Nomor 16 Banjarmasin. Rombongan diterima secara hangat oleh jajaran redaksi dan bisnis BPost Group yang langsung dikoordinasi Pemimpin Umum H Pangeran Rusdi Effendi AR.

Bak teman lama yang bersua lagi, pertemuan berlangsung akrab.Baik saat makan siang bersama dengan menu khas Banjar, nasi samin maupun saat bertukar pikiran tentang program memutus mata rantai kemiskinan yang digenjot Kemensos. "Baru kali ini mendapat jamuan luar biasa," ucap mantan duta besar untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kesultanan Oman ini.

Salim mengatakan BPost dikenal sebagai media yang kerap mengungkap permasalahan sosial secara kritis. Untuk itu dia yakin media terbesar dan tersebar di Kalselteng ini dapat terus membangkitkan semangat kesetiakawanan sosial masyarakat.

Mengenai program-program pemberdayaan masyarakat yang saat dilaksanakannya, Salim menyatakan telah menciptakan sistem sehingga apabila terjadi pergantian pejabat, termasuk menteri, program tersebut bisa berkelanjutan.

"Bisa dipahami ada kekhawatiran, ganti pejabat ganti kebijakan. Untuk itu, kami membangun sistemnya sehingga apabila ada pergantian, program yang diperlukan masyarakat tetap berlanjut," ujar dia.

Salim juga menyatakan program-program populis itu tidak berkaitan dengan upaya mengembalikan masyarakat terhadap partainya: Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Memang saya kader PKS, tetapi ini murni program Kemensos yang dalam pelaksanaannya tidak melibatkan kader partai. Apapun partainya, bahkan agamanya, jika memang layak mendapat bantuan, tentu pasti kami tolong," ucap Salim yang mengaku lebih memilih berkonsentrasi menjalankan tugas sebagai menteri daripada sibuk menyiapkan diri sebagai caleg DPR.

Terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Salim juga tidak sependapat adanya bantuan langsung tunai (BLT). Dia mengatakan subsidi akan dialihkan untuk Program Keluarga Harapan. Dari Rp 1,4 juta akan dinaikkan menjadi Rp 1,5 juta hingga Rp 1,8 juta per tahun.

 

Sumber : tribunnews dot com

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook