Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

Kunjungan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

tnp2klogoSleman - Untuk mengetahui pengelolaan sistem informasi manajemen(sim) data kemiskinan di kabupaten Sleman, Tim Nasioanl Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Jumat (21/9) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sleman.

Kepala Bappeda Kabupaten Sleman, Drg. Intriati Yudatiningsih mengatakan Terobosan Pemerintah Kab. Sleman dalam pengelolaan data keluarga miskin mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Sistem informasi manajemen (SIM) data kemiskinan berbasis teknologi informasi sangat efektif menggunakan nomo induk kependudukan (NIK) sebagai kunci.

"Dengan SIM data kemiskinan berbasis komputer dan internet data kemiskinan di Kab. Sleman dapat diakses oleh siapa saja dan dari mana saja. Dengan demikian dimungkinkan dilakukan pengawasan publik tentang kesesuaian data dengan keadaan sebenarnya. Setiap orang bisa melihat apakah tetangganya yang miskin sudah tercantum dalam data tersebut," ujarnya.

Selain itu, dengan basis NIK maka pemeriksaan silang (cross check) antar data kemiskinan menjadi lebih mudah. Misalnya, daftar penerima jaminan kesehatan dari Pusat yang jumlahnya lebih kecil dibanding jumlah warga miskin di Kab. Sleman.

Hal yang sama dapat dilakukan untuk Raskin dan program-program lainnya. Inovasi Pemkab Sleman itu dipertimbangkan untuk diadopsi oleh Pemerintah Pusat dan diterapkan secara nasional. Dengan telah berlakunya e-KTP maka adopsi SIM data kemiskinan dari Sleman itu menjadi lebih mendesak.

Sementara itu Ketua Tim Nasional Percepatan Penananggulangan Kemiskinan, Octavianus, mengatakan TKPK Kab. Sleman yang menarik adalah sinergi atas sektor, maka dari hal ini kita harus belajar banyak, untuk bisa menjadi skala nasional.

"Sebagai contoh ada 31 orang yang tidak miskin lagi kan sangat jarang seperti itu, terus penurunan itu seknifikan orang kemiskinan terakir sampai 50.000 keluarga dari 57.000 keluarga dalam waktu 3 tahun," terangnya.

Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu, SH, M.Hum menjelaskan untuk mencapai visi tersebut, salah satu misi yang kami tetapkan adalah pemberdayaan ekonomi rakyat dan penanggulangan kemiskinan.

Untuk merealisasikan misi ini, kebijakan ditujukan lebih pada upaya pemberdayaan masyarakat. Melalui Pemberdayaan masyarakat ini, Pemkab Sleman berupaya memfasilitasi dan mendorong masyarakat agar mampu mandiri, berkarya, berusaha serta dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal dan berkesinambungan.

"Melalui program-program pemberdayaan ini pula, masyarakat diharapkan turut aktif berpartisipasi dalam pembangunan dan bersama-sama pemerintah mewujudkan kesejahteraan," imbuhnya.(Bettyndira)

Sumber : jogjatv dot tv

Terpopuler

Terbaru

SEJAK DIGULIRKAN, DANA DESA TERUS MENINGKAT

SEJAK DIGULIRKAN, DANA DESA TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEJAK dana desa digulirkan tahun 2015 lalu...
MENDES PERCEPAT BENTUK HOLDING BUMDES

MENDES PERCEPAT BENTUK HOLDING BUMDES

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PLN: PEMANGKASAN SUBSIDI UNTUK WILAYAH TIDAK BERLISTRIK

PLN: PEMANGKASAN SUBSIDI UNTUK WILAYAH TIDAK BERLISTRIK

SAPA INDONESIA - MANAGER Senior Public Relations PT Perusahaan...
TEKAN KEMISKINAN, MENSOS TAMBAH 1 JUTA PENERIMA BANSOS PKH

TEKAN KEMISKINAN, MENSOS TAMBAH 1 JUTA PENERIMA BANSOS PKH

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH terus berupaya mengurangi angka...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook