Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BI : BANK HARUS BUKA CABANG DI DAERAH TERPENCIL

sapa.or.id - Bank Indonesia menjelaskan aturan multiple license salah satunya adalah untuk pemerataan perbankan di Indonesia. 

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, multiple license ini sebenarnya merupakan instrumen BI untuk beberapa tujuan. "Salah satunya untuk memeratakan jasa perbankan. Karena kita akan mewajibkan atau tidak akan membiarkan bank hanya membuka cabangnya buat dia yang paling menarik secara bisnis. Kalau dia buka di situ, dia harus juga buka di daerah yang kurang menarik. Sehingga, perbankan kita akan merata di Tanah Air," ujar Darmin, Jumat (19/10/2012).

Darmin menyampaikan selama puluhan tahun perbankan di Indonesia masih kurang merata. Demikian juga dengan keberadaan kantor-kantornya. "Tentu kita juga nggak mewajibkan mereka di daerah terpencil, tapi daerah yang kurang menarik," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, aturan multiple license ini juga bertujuan untuk membuat perbankan di Indonesia tidak terlalu bervariasi. "Jadi tidak membuat konsolidasi perbankan kita, malah semakin beragam seperti yang terjadi pada tahun 80-an dan 90-an, sehingga membuat aturan saja susah," katanya.

Karena itu, Darmin menambahkan melalui aturan multiple license BI akan membuat pengelompokan. "Jadi melalui pengelompokan ini membuat kita bisa bedakan kelompok bank satu dengan yang lain termasuk kegiatannya. Dengan demikian kalo dia susah menambah modal supaya dia masuk di kelompok yang lebih tinggi, ya merger lah," ujarnya.

"Jangan mau bank sendiri-sendiri melulu tapi kecil. Itu kan bisa (merger). Kita ini egois, nggak mau merger, tapi mau seperti bank besar. Ya nggak bisa lah," ucapnya.

Karena itu, menurut Darmin, memang aturan yang strategis seperti multiple license ini pasti ada dampaknya dalam pembentukan dan konsolidasi perbankan. "Maksud saya pembentukan arsitektur perbankan kita akan berdampak. Jadi, kalau selama ini API (Arsitektur Perbankan Indonesia) tidak ada instrumennya untuk membentuk seperti itu, maka sekarang kita punya instrumennya," tuturnya.


Sumber : Inilah dot com

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook