Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KEUANGAN MIKRO ALTERNATIF ATASI KEMISKINAN

sapa.or.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, sistem pembiayaan keuangan mikro merupakan pendekatan alternatif yang layak untuk dicermati dalam mengatasi permasalahan kemiskinan.

"Saat ini, keuangan mikro merupakan pendekatan alternatif untuk mengatasi kemiskinan, menurunkan pengangguran, dan mengurangi kesenjangan ekonomi rakyat," kata Sultan Hamengkubuwono X dalam acara International Microfinance Conference 2012 di Yogyakarta, Senin.

Menurut Sultan, dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap wacana keuangan mikro terus terangkat dan menjadi perhatian dunia termasuk di Indonesia.

Apalagi, ujar dia, kehadiran lembaga keuangan mikro merupakan hal yang mutlak diperlukan dan perlu diperkenalkan dengan skim kredit yang bersifat sederhana, mudah, dan tepat.

"Hal ini untuk mengatasi permasalahan modal yang selama ini menjadi kendala pelaku usaha," katanya.

Ia juga mempertanyakan, bila tingginya bunga kerap disebut sebagai kendala utama, tetapi mengapa pada saat ini masih terdapat pelaku usaha yang menggunakan jasa rentenir padahal bunga yang ditawarkan oleh rentenir sangat tinggi.

Menurut dia, jawaban atas hal tersebut adalah sederhana, yaitu karena rentenir tidak menggunakan proses administrasi yang rumit tetapi pelaku usaha hanya memohon mendapatkan pinjaman dan beberapa jam kemudian langsung dikucurkan.

Sementara itu, Kepala Divisi Kebijakan dan Pengembangan Bisnis Mikro BRI, Agus Rachmadi mengatakan, dengan dukungan pengalaman dan kemampuan dalam memberikan layanan perbankan terutama pada segmen UMKM, BRI selama tujuh tahun berturut-turut mampu mempertahankan prestasinya sebagai bank dengan laba terbesar.

"Dengan reputasinya sebagai 'microbanking' yang telah mengakar di tengah masyarakat Indonesia, BRI senantiasa mengembangkan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia," kata Agus.

Selain memperkuat infrastruktur jaringan kerja dan teknologi, ia mengemukakan bahwa BRI juga berupaya untuk merambah layanan perbankan kepada pengusaha skala kecil yang berada di dalam pasar-pasar tradisional.

Melalui program Teras BNI yang diluncurkan sejak akhir 2009, ujar dia, unit kerja mikro itu diharapkan mampu menjangkau pedagang di pasar tradisional yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan secara optimal.

International Microfinance Conference 2012 yang bertajuk "Towards Sustainability and Financial Inclusion" (Menuju Inklusi Finansial dan Keberlanjutan) diselenggarakan untuk menggali lebih jauh kebijakan dan praktek terbaru dalam hal inovasi keuangan mikro dari berbagai negara.

Manfaat yang diharapkan dari penyelenggaraan konferensi tersebut adalah eksplorasi pengetahuan dan pengalaman terkait dengan kebijakan dan implementasi pengembangan skema pembiayaan bagi UMKM.

Selain itu, manfaat lainnya adalah memberikan informasi kepada dunia internasional tentang keberhasilan Indonesia dalam mengembangkan skema pembiayaan mikro bagi UMKM melalui Program bernama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sebagaimana diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan peluncuran KUR pada 5 November 2007. Sampai Oktober 2012, realisasi KUR telah mencapai sebesar Rp87,97 triliun kepada 7,16 juta debitur.


Sumber : investor daily

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN TERTINGGI DI JABAR, MENSOS TEGASKAN BUTUH STRATEGI KOMPREHENSIF

KEMISKINAN TERTINGGI DI JABAR, MENSOS TEGASKAN BUTUH STRATEGI KOMPREHENSIF

SAPA INDONESIA - MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan...
PEMKAB KULON PROGO RUMUSKAN PEMUTAKHIRAN DATA KEMISKINAN

PEMKAB KULON PROGO RUMUSKAN PEMUTAKHIRAN DATA KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa...
PEMKAB LAUNCHING SID DAN SIK, PENILAIAN TERHADAP GUNUNGKIDUL SELAMA INI DIANGGAP KONTRADIKTIF

PEMKAB LAUNCHING SID DAN SIK, PENILAIAN TERHADAP GUNUNGKIDUL SELAMA INI DIANGGAP KONTRADIKTIF

SAPA INDONESIA - BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS)...
PERLU PEMETAAN UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN DI TIAP DESA

PERLU PEMETAAN UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN DI TIAP DESA

SAPA INDONESIA - KABUPATEN Purworejo yang terdiri dari 16 Kecamatan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook