Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

WARGA MISKIN SITAHUIS MENGELUH, DUA BULAN TAK DAPAT RASKIN

kemiskinan-sapa-takdapatraskinsapa.or.id - Warga Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengeluh akibat keterlambatan distribusi beras bagi warga miskin (raskin).

Bahkan sudah dua bulan atau sejak September dan Oktober 2012, warga belum kebagian jatah raskin tersebut.

"Warga yang semula mengharapkan jatah raskin untuk kebutuhan sehari-hari, harus membeli beras lain yang harganya cukup mahal supaya tidak kelaparan," kata Oppung Ricky Hutagalung (67) kepada wartawan,  di Desa Rampah.

Kendati warga sudah menanyakan langsung keterlambatan distribusi raskin kepada aparat pemerintah setempat, tetapi berasnya tak kunjung disalurkan dan masih tertahan di Bulog Sibolga.

Menurut Kepala Desa Rampah, jatah raskin terhenti gara-gara masyarakat masih banyak yang nunggak membayar beras.

"Kita jadi heran, mengapa ada warga yang nunggak, padahal saat menerima raskin itu, warga langsung membayar kontan," ucapnya.

Oppung Ricky berharap, Pemkab Tapanuli Tengah dapat turun tangan mengatasi persoalan distribusi raskin yang tidak tepat waktu, khususnya di Kecamatan Sitahuis. Pasalnya, warga di Kecamatan Kecamatan lain sudah menerima tepat waktu.

"Kenapa kita selalu telat menerima jatah raskin, sedangkan daerah lain bisa tersalur tepat waktu," katanya.

Camat Sitahuis, Sunardi yang dikonfirmasi terpisah mengaku, keterlambatan distribusi raskin dari Bulog. "Kita sudah menanyakan ke Bulog, alasannya terkendala cuaca hujan," kata Sunardi.

Sementara itu, Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Sibolga, P Barasa kepada wartawan mengaku, pihaknya sudah membuat nota untuk mengirimkan jatah raskin ke Kecamatan Sitahuis. "Selasa, beras kita sudah masuh satu truk, besok dua truk lagi," katanya.

Barasa tidak sependapat keterlambatan pengiriman raskin ke Tapteng pada periode September dan Oktober 2012 diakibatkan cuaca hujan. Tetapi, semua itu akibat ketidaksiapan petugas kecamatan untuk menerima. "Bukan lantaran faktor cuaca hujan, tapi pihak kecamatan yang belum siap menerima. Kemungkinan karena utang piutang, bahkan ada pihak kecamatan yang berjanji, baru hari ini bayar setoran raskin melalui BRI," pungkasnya.

 

Sumber : Medan Bisnis

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook