Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

WAMEN PPN/WAKIL KEPALA BAPPENAS MELUNCURKAN SIMPADU VERSI 2.0

kemiskinan-sapa-simpadu

sapa.or.id - Seiring dengan pengembangan dan penyempurnaan Sistem Informasi Manajemen Terpadu (SIMPADU) PNPM Mandiri versi sebelumnya (versi 1.0) yang telah diluncurkan pada tahun 2009 lalu, pada hari Kamis, (08/11), bertempat di Ruang Serba Guna, Gedung Bappenas, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Dr. Lukita Dinarsyah Tuwo secara resmi meluncurkan bentuk SIMPADU tahap dua, versi 2.0 dan penyerahan secara simbolis buku panduan penggunaan SIMPADU versi 2.0 kepada Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenko Kesra, Bapak Sujana Royat. Selanjutnya acara tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Kemiskinan, Ketenagakerjaan dan Usaha Kecil Menengah Kementerian PPN/Bappenas, Bapak Ceppie K. Sumadilaga.

Dalam sambutannya, Wamen PPN/Wakil Kepala Bappenas mengatakan keberadaan SIMPADU sangatlah penting bagi publik. Dengan demikian, publik dapat melihat perkembangan dan capaian pelaksanaan program PNPM secara detail hingga pemanfaatan dana bantuan langsung masyarakat di tiap-tiap kecamatan. Hal ini juga merupakan bentuk realisasi dari keterbukaan informasi kepada publik untuk dapat mengetahui dan mengakses informasi dengan mudah dan cepat. Ke depan SIMPADU juga akan diduplikasi di tingkat pemerintah provinsi sehingga dapat menjadi alat bagi mereka dalam memantau pelaksanaan PNPM Mandiri. "SIMPADU di tingkat provinsi ini direncanakan menjadi salah satu tools penting untuk lebih mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan PNPM Mandiri," jelas Pak Lukita.

Sebagai tahap awal, melalui SIMPADU versi 2.0, saat ini sedang dikembangkan SIMPADU provinsi meliputi lima provinsi pilot, yaitu Sumatera Barat, Jawa Timur, Banten, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Barat. Diharapkan, kata Wamen PPN/ Wakil Kepala Bappenas, duplikasi SIMPADU menyusul akan dilakukan pula di delapan provinsi pilot lainnya. Duplikasi SIMPADU di tingkat provinsi dimaksudkan untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data program penanggulangan kemiskinan di tingkat provinsi. Selain untuk kebutuhan PNPM, pengembangan SIMPADU versi 2.0 ini telah diperluas sehingga tidak hanya mencakup informasi tentang PNPM Mandiri saja, tetapi juga meliputi data kemiskinan dan data program penanggulangan kemiskinan lainnya. Sekali lagi disampaikan oleh Pak Lukita, "Saya berharap SIMPADU versi 2.0 ini tidak menyulitkan penggunanya tapi lebih memudahkan dari versi sebelumnya," ujar pak Lukita.

Dalam acara peluncuran SIMPADU ini, juga dilakukan pemaparan secara teknis dan sosialisasi aplikasi penggunaan dari SIMPADU versi 2.0 ini oleh Bapak Rudy S. Prawiradinata, Direktur Penanggulangan Kemiskinan Kementerian PPN/ Bappenas.

 

Sumber : bappenas dot go dot id

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook