Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

RI DAPAT UTANG DARI BANK DUNIA Rp. 2,3 TRILIUN UNTUK PROGRAM KEMISKINAN

kemiskinan-sapa-bankduniaSAPA - Bank Dunia baru saja menyetujui pinjaman baru untuk pemerintah Indonesia senilai US$ 266 juta atau setara Rp 2,39 triliun untuk program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) perkotaan di 2012-2015.

"PNPM Mandiri merupakan program pengurangan kemiskinan berbasis masyarakat terbesar di Indonesia, beroperasi di seluruh nusantara menyediakan pendanaan bagi masyarakat miskin di daerah pedesaan dan perkotaan agar mereka dapat menjalankan prioritas pembangunan mereka," tutur Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Stefan Koeberle dalam siaran pers, Kamis (22/11/2012).

PNPM Perkotaan di Indonesia periode 2012-2015 membutuhkan dana US$ 500 juta, Bank Dunia memberikan pinjaman US$ 266 juta.

Dikatakan Stefan, meskipun perekonomian Indonesia cukup tangguh menghadapi krisis Asia dan krisis ekonomi global, namun kemiskinan di perkotaan masih menjadi permasalahan serius.

Sekitar 110 juta masyarakat Indonesia atau separuh jumlah total rumah tangga hidup di kisaran batas kemiskinan, yakni US$ 21 atau sekitar Rp 189 ribu per bulan, dan sangat rentan jatuh ke bawah garis kemiskinan kembali.

"Kesenjangan sosial pun semakin lebar selama satu dekade terakhir, koefisien gini telah meningkat dari 31,7 di 1999 menjadi 35 di 2009 dan lebih tinggi di daerah perkotaan daripada daerah pedesaan," katanya.

Lewat bantuan ini, Bank dunia berharap kelurahan-kelurahan dapat menjalankan sub proyek yang teridentifikasi dalam rencana pembangunan masyarakat.

Selain utang ini, Bank Dunia juga juga menyetujui tiga pinjaman kebijakan pembangunan (Development Policy Loan/DPL) baru untuk Indonesia.

Dari ketiga pinjaman baru ini, DPL Institusional, Administrasi Pajak, Sosial dan Investasi senilai US$ 300 juta fokus untuk penguatan manajemen keuangan publik dan meningkatkan upaya-upaya pengentasan kemiskinan dalam rangka memperbaiki kualitas belanja fiskal.

Lalu ada juga DPL konektivitas US$ 100 juta untuk memperkuat kerangka kebijakan meningkatkan logistik perdagangan, transportasi, ICT, dan fasilitas perdagangan nasional.


Sumber : detik dot com

Terpopuler

Terbaru

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan...
PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo menyebut program padat...
PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bali menargetkan...
PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook