Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGKA KEMISKINAN TURUN DIBAWAH 10 PERSEN TAHUN 2014

kemiskinan-sapa-2014kemiskinanSAPA - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengharapkan angka kemiskinan mengalami penurunan di tahun 2014. Demikian disampaikan Menko Kesra Agung Lakosno saat meluncurkan gerakan kemitraan bertajuk 'Gerakan Prakarsa Masyarakat Membangun Indonesia Sejahtera' yang disingkat 'Gema Mitra', Senin (26/11), di Jakarta.

"Gerakan ini bertujuan melakukan jejaring kemitraan antar elemen masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Gerakan ini memastikan seluruh masyarakat miskin dapat tersentuh dan terlayani dengan seluruh program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah," kata Agung.

Dikatakan, Gema Mitra mendukung pendekatan kebijakan penanggulangan kemiskinan oleh pemerintah. Mulai dari klaster I hingga klaster IV yang difokuskan pada kemitraan dengan multipihak seperti dunia usaha, perguruan tinggi, LSM, lembaga penelitian, organisasi masyarakat, dan lainnya.

"Diharapkan dengan gerakan ini angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2014," harap Agung.

Penanggulangan kemiskinan ini mencakup pemenuhan kebutuhan pokok, peningkatan kepedulian dan solidaritas sosial, penguatan jaring pengaman sosial ekonomi, pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan dan pemerataan pro miskin, serta penegakan hukum.

Sementara itu Sekjen Kementerian sosial Toto Utomo Budi santoso mengatakan,penananganan Berbagai permasalahan sosial terus diupayakan oleh Pemerintah. Kementerian Sosial sendiri mengarusutamakan program -programnya termasuk persoalan kemiskinan. Sebab persoalan kemiskinan juga merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya konflik sosial. Hal itu disampaikan Toto pada acara Forum diskusi berita Media massa dan Bedah buku MDGS, Pola dan Strategi Percepatan Pengurangan Kemiskinan.

Pada 2025 merupakan instrumen terstruktur dalam mencapai dan meningkat MDGS. Diharapkannya, percepatan pengurangan kemiskinan akan dapat tercapai.

"Menghapus kemiskinan masih terus menjadi salah satu tantangan utama saat ini, dan merupakan satu keprihatinan utama masyarakat Internasional, karena itu melalui forum diskusi ini diharapkan, sisa waktu menjelang 2025 penurunan jumlah angka kemiskinan di Indonesia dapat tercapai," kata Toto Utomo Budi Santoso.

Forum diskusi sehari mengenai pola dan strategi percepatan pengurangan kemiskinan ini diikuti kalangan LSM, siswa Sekolah Tinggi Kesejahtweraan sosial dan forum wartawan sosial. Juga menampilkan nara sumber DR dr Nila S Muluk, Linda Darmayanti dari Departemen Sosiologi FISIP UI, dan Nur Pujianto Setdirjend Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos.


Sumber : Kedaulatan rakyat online

Terpopuler

Terbaru

KESENJANGAN EKONOMI JOGJA BISA BERBUNTUT KONFLIK SOSIAL

KESENJANGAN EKONOMI JOGJA BISA BERBUNTUT KONFLIK SOSIAL

SAPA INDONESIA - KETIMPANGAN ekonomi atau gini ratio DIY yang...
VALIDASI DATA KEMISKINAN HARUS DIDUKUNG SDM DAN ANGGARAN

VALIDASI DATA KEMISKINAN HARUS DIDUKUNG SDM DAN ANGGARAN

SAPA INDONESIA - MENCERMATI fenomena angka kemiskinan yang...
BELANJA ROKOK MASYARAKAT KULONPROGO TEMBUS RP96 MILIAR PER TAHUN

BELANJA ROKOK MASYARAKAT KULONPROGO TEMBUS RP96 MILIAR PER TAHUN

SAPA INDONESIA - NOMINAL belanja rokok di Kabupaten Kulonprogo,...
SETIAP DESA BERPOTENSI BENTUK BUMDES

SETIAP DESA BERPOTENSI BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - SETIAP desa memiliki potensi untuk membentuk...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook