Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

STOK PANGAN DI SURAKARTA CAPAI 53.000 TON

kemiskinan-sapa-stokpanganSAPA - Stok pangan di wilayah Surakarta per 30 November 2012 mencapai 53.000 ton setara beras atau masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah setempat.

Jumlah beras tersebut mampu untuk ketahanan pangan di wilayah Surakarta hingga bulan Juni 2013, kata Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah III Surakarta Edhy Rizwan, di Solo, Jumat.

Menurut Edhy Rizwan, pihaknya pada kegiatan pengadaan pangan tahun ini realisasi sudah mencapai 135.500 ton setara beras atau 94,75 persen dari prognosa yang ditargetkan hingga akhir Desember mendatang.

"Kami pada 2012 ini, ditargetkan prognosa sebanyak 143 ribu ton setara beras," katanya.

Namun, kata dia, untuk realisasi giling gabah hasil panen petani hingga saat ini mencapai 13,5 ribu ton.

Menurut dia, dari hasil rapat Perum Bulog di Yogyakarta, pada Kamis (29/11), pihaknya juga diminta mengupayakan untuk dapat memenuhi target prognosa tahun ini, 143 ribu ton hingga akhir Desember mendatang.

Namun, pihaknya terkendala hasil panen petani di wilayah Kabupaten Sragen harga gabah kering panen (GKP) saat ini masih tinggi atau melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang dikeluarkan pemerintah.

"Harga di tingkat Gapoktan di Kabupaten Sragen masih di atas Rp3.900 per kg, sehingga masih menguntungkan para petani," katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengupayakan untuk memenuhi prognosa hingga akhir Desember 2012 yang tersisa sekitar 7.500 ton setara beras.

Selain itu, pihaknya juga melakukan mengirimkan beras ke luar daerah untuk membantu menyaluran pangan di daerah lain. Beras itu, untuk mengisi gudang Bulog sebagai pemerantaan pangan nasional.

Menurut dia, pengiriman dilakukan ke daerah Provinsi Bengkulu sebanyak 2.000 ton, Medan (Sumatera Utara) 5.000 ton, dan Sumatera Barat 6.000 ton.

Selain itu, pihaknya juga masih melakukan penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin) di tujuh wilayah eks Keresidenan Surakarta, untuk tahap terakhir pada Desember mendatang. Tujuh wilayah itu, yakni Kota Solo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, dan Sragen.

"Kami menyediakan kebutuhan raskin di tujuh wilayah kabupaten dan kota itu, sebanyak 9.086 ton per bulan, yang lainnya untuk cadangan pangan nasional," katanya.

Menurut dia, untuk penyaluran raskin di wilayahnya tahap terakhir akan dilakukan mulai awal bulan hingga tanggal 6 Desember mendatang.

 

Sumber : Ciputra News

Terpopuler

Terbaru

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

SAPA INDONESIA - SUBSIDI listrik untuk 18,7 juta pelanggan...
PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengatakan...
PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

SAPA INDONESIA - SEJUMLAH kalangan menilai pengembangan ekonomi...
DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

SAPA INDONESIA - POLISI meringkus pria berinisial Y (41), oknum...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook