Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

DANA PNPM TAK TERSERAP RP. 30, 5 MILYAR

kemiskinan-sapa-pnpmsumbarSAPA - Sedikitnya Rp 30,5 miliar dana Bantuan Langsung Masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (BLM PNPM) Mandiri Pedesaan yang dikucurkan pemerintah pusat belum terserap. Jika tak segera diantisipasi, dana tersebut terancam kembali ke pusat.

"Kabupaten Solok dan Kepulauan Mentawai yang penyerapan dana PNPM terendah. Di Mentawai baru terea-lisasi 75 persen, sedangkan Solok 84 persen," kata Kepala Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumbar, Suhermanto Raza .

Suhermanto Raza menjelaskan, tahun 2012 ada 12 kabupaten yang mendapatkan bantuan dana BLM PNPM Pedesaan. Realisasinya, hingga 28 November mencapai 94 persen dari total anggaran Rp 143,708 miliar dari APBN.

Rinciannya, Kepulauan Mentawai sebesar Rp 19 miliar, Pesisir Selatan Rp 14,345 miliar.

"Baru Rp 143,708 miliar yang terealisasi. Sisanya Rp 135,263 miliar. Kami minta daerah mempercepat penyelesaian program, sehingga penyerapan anggarannya lebih maksimal," tuturnya.

Sedangkan BLM-PNPM dari dana APBD dari, realisasinya telah 98 persen. Dengan rincian, Mentawai 100 persen, Pesisir Selatan 100 persen, Solok 92, Sijunjung 100 persen, Tanahdatar 100 persen, Padangpariaman 100 persen, Agam 100 persen, Limapuluh Kota 100 persen, Pasaman 100 persen, Solok Selatan 100 persen, Dharmasraya 100 persen dan Pasaman Barat 100 persen.

Sedangkan total realisasi penyerapan anggaran dari APBN dan APBD sampai pelaporan 28 November mencapai 95 persen. Dengan rincian, Mentawai 80 persen, Pesisir Selatan 100 persen, Solok 86 persen, Sijunjung 100 persen,Tanahdatar 100 persen, Padangpariaman 100 persen, Agam 99 persen, Limapuluh Kota 97 persen, Pasaman 97 persen, Solok Selatan 100 persen, Dharmasraya 97 persen dan Pasaman Barat 100 persen.

Suhermanto mengatakan, ada 24 program kegiatan yang dibiayai dari dana BLM PNPM Perdesaan. Di antaranya, perbaikan jalan, jembatan, rehab pasar, perbaikan irigasi, rehab gedung sekolah, rehab MCK, peningkatan jalan, peningkatan irigasi, peningkatan listrik, peningkatan gedung sekolah, peningkatan gedung kesehatan, dan lainnya.

Rendahnya realisasi dana BLM PNPM Pedesaan, menurutnya, disebabkan sumber daya manusia di daerah yang masih terbatas. Apalagi di Mentawai, selain SDM kurang, keterlambatan juga disebabkan oleh faktor alam.

Selain mendapatkan dana PNPM Pedesaan, Sumbar juga mendapatkan dana PNPM Pedesaan terintegrasi. Totalnya sebesar Rp 25 miliar dan hanya diberikan untuk 5 kabupaten, yakni Pesisir Selatan, Solok, Sijunjung, Tanahdatar dan Pasaman. Saat ini, realisasinya sudah 93 persen. Sedangkan untuk PNPM Masyarakat Pedesaan pascabencana untuk Kepulauan Mentawai digelontorkan pusat sebesar Rp 22 miliar, masih belum terserap satu persen pun. "Kami sudah membuat teguran pada Kabupaten Mentawai. Dengan tak terserapnya dana ini," ulasnya.

 

Sumber : Padang Expres

Terpopuler

Terbaru

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

SAPA INDONESIA - SUBSIDI listrik untuk 18,7 juta pelanggan...
PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengatakan...
PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

SAPA INDONESIA - SEJUMLAH kalangan menilai pengembangan ekonomi...
DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

SAPA INDONESIA - POLISI meringkus pria berinisial Y (41), oknum...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook