Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

INDEKS KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT LUMAJANG MENINGKAT

kemiskinan-sapa-bappekablumajangSAPA - Indeks Kesejahteraan Sosial Masyarakat Kabupaten Lumajang selama kurun Tahun 2012, sesuai kajian Pemkab Kota Pisang terus menunjukkan peningkatan. Hal ini dipengaruhi aspek perbaikan perekonomian, daya beli masyarakat, tingkat kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendidikan, kesehatan, investasi, inflasi dan sejumlah indikator lainnya.

Ir Indah Amperawati Masdar, MM Kepala Bappekab Lumajang kepada Sentral FM Lumajang, Rabu (5/12/2012) siang, mengungkapkan bahwa perbaikan indikator ini merupakan hasil kajian instansinya bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Ada berbagai indikator yang kita jadikan acuan. Diantaranya yang menyangkut angka kemiskinan, Human Development Indeks atau Indeks Permbangunan Manusia (IPM) yang didalamnya juga menyangkut tiga indikator berbeda, kata Ir Indah Amperawati Msdar, MM.

Diantaranya, masih kata adik DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang ini, pada sektor pendidikan akan dilakukan kajian bagaimana masyarakat dalam membelanjakan pendidikannya.

Untuk indikator kesehatan, apakah masyarakat dalam membelanjakan kesehatan sudah bagus ataukan tidak. Sedangkan untuk indikator daya beli atau tingkat konsumtif masyarakat Lumajang sendiri, sejauh ini bagaimana, paparnya.

Diungkapkannya, dari data yang ada, masyarakat Kabupaten Lumajang saat ini dalam membelanjakan pendidikan sudah semakin bagus. Angkanya mencapai diatas 70 persen. Untuk kesehatan juga demikian.

Meski, untuk daya beli masyarakat masih perlu didorong lebih jauh lagi. Terutama pada paritas daya beli, dimana kemampuan daya beli masyarakat harus terus didorong dengan pemacu, yakni pendapatan masyarakat yang harus meningkat, terangnya.

Jika pendapatan masyarakat meningkat, maka dipastikan daya beli masyarakat juga akan semakin bertambah baik lagi. Dan ujungnya, tentu kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lumajang ini akan semakin meningkat, paparnya.

Guna mengantisipasi menurunnya paritas daya beli masyarakat ini, Pemkab Lumajang tentunya memiliki kewajiban untuk memperhatikan tingkat inflasi yang terjadi. Terutama dengan melakukan berbgaai upaya untuk menekan potensi inflasi yang terjadi.

Sampai akhir Tahun 2012 ini, khususnya hingga Bulan Desember, tingkat inflasi di Lumajang tercatat 5 persen. Aspek yang mempengaruhi adalah tingkat daya beli masyarakat akan kebutuhan pokok berupa beras, yang diantaranya sudah disuplai pemerintah melalui berbagai program, terutama pembagian raskin, ungkapnya.

Pemerintah sejauh ini terus melakukan upaya untuk mengucurkan dana bagi pendistribusian beras murah bagi masyarakat. Sehingga, tingkat harga beras tidak melonjak naik yang dinilai akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Selain itu, tingkat inflasi juga harus ditekan sampai dibawah angka pertumbuhan ekonomi daerah sendiri. Jika angka inflasi di daerah berada diatas angka pertumbuhan ekonomi, tentunya akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, ujarnya.

Sementara itu, angka investasi di Lumajang dari pantauan Bank Indonesia (BI) juga mencatatkan peningkatan yang cukup signifikan selama Tahun 2012. BI melaporkan bahwa investasi di Kota Pisang ini berada di peringkat 10 di Provinsi Jatim.

Investasi ada berbagai macam, baik industri kecil maupun besar. Khususnya industri perkayuan, memang masuk klasifikasi industri besar. Sektor ini menjadi penopang investasi, karena dari 216 industri yang ada sudah masuk skala ekspor yang berpengaruh terhadap pengurangan pengangguran dan mendorong peertumbuhan ekonomi, pungkasnya.


Sumber : Suarasurabaya dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

SAPA INDONESIA - TAHUN ini Dinas Sosial (Dinsos) DIY melakukan...
KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

SAPA INDONESIA - KOUTA penerima beras sejahtera (Rastra) di...
KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN anggaran Kementerian Desa, Pembangunan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook