Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

19 KEMENTERIAN TIDAK OPTIMAL

 miskin3

SAPA - Kurangnya koordinasi antara Kementerian/Lembaga menyebabkan program penanggulangan kemiskinan menjadi tidak optimal. Meski dari Data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin di Indonesia mengalami penurunan pada periode Maret 2012 sebanyak 890.000 jiwa.

"Jika dalam menanggulangi masalah kemiskinan antar 19 K/L yang terlibat dilakukan secara terkoordinasi, terintegrasi dan tersinkronisasi saya kira hasilnya akan luar biasa," papar Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial, Hartono Laras disela-sela Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Fakir Miskin di Jakarta, kemarin.

Oleh karena itu, kata Hartono, dalam rapat koordinasi ini kita mengundang perangkat daerah dan seluruh stakeholder di 19 K/L untuk menyatukan visi dan berkoordinasi hingga sampai pada tahap implementasinya pada 2013 nanti. Harapannya, program penanggulangan fakir miskin bisa berjalan optimal dan bisa memotong mata rantai kemiskinan di Indonesia.

Saat ini, katanya, Kemensos sebagai leading sector dalam penanggulangan kemiskinan memikul beban yang berat karena ditargetkan untuk menurunkan angka kemiskinan dan kelaparan yang merupakan salah satu target dari 8 indikator Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

"Belum adanya Peraturan Pemerintah (PP) atas UU No 13 Tahun 2011 tentang Fakir Miskin juga memperberat program penanggulangan kemiskinan. Padahal, jika PP itu sudah keluar, akan menegaskan secara operasional peran Kemensos dalam penanganan fakir miskin," tandasnya.

Disinggung soal prioritas programnya pada 2013, Hartono menyebut masih akan melanjutkan program yang sudah berjalan diantaranya Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Program Keluarga Harapan (PKH), dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Target sasarannya yaitu sektor pertanian, kelautan, pesisir pantai, wilayah perbatasan, serta industri kecil.

"Kalau tahun ini kita menangani 1.516.000 rumah tangga sasaran, tahun depan kita targetkan sebanyak 2,4 juta dengan total anggaran Rp 3 Triliun. Karena program ini sifatnya lintas sektoral, maka kita harapkan adanya dukungan dari K/L lain untuk mencapai target di 2013," imbuhnya.

 

Editor — Fenty Wardhany

Terpopuler

Terbaru

PERLU PEMETAAN UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN DI TIAP DESA

PERLU PEMETAAN UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN DI TIAP DESA

SAPA INDONESIA - KABUPATEN Purworejo yang terdiri dari 16 Kecamatan...
NTT BELUM SATU DATA TENTANG KEMISKINAN

NTT BELUM SATU DATA TENTANG KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - KETUA Fraksi Partai Demokrat DPRD Nusa Tenggara...
MENSOS KHOFIFAH SEBUT KEMISKINAN PEDESAAN DI JAWA TIMUR AKUT

MENSOS KHOFIFAH SEBUT KEMISKINAN PEDESAAN DI JAWA TIMUR AKUT

SAPA INDONESIA - MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut...
AHER USUL 20 PERSEN DANA DESA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

AHER USUL 20 PERSEN DANA DESA UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - SEBESAR 15 sampai 20 persen dari jumlah keseluruhan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook