Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

RAKYAT MISKIN TURUN, TUNGGAKAN PEMKAB BENGKAK

kemiskinan-sapa-pemkabsubang

SAPA – Pemkab Purwakarta masih mempunyai sisa utang uang raskin kepada Dolog Sub Divisi Regional Subang. Bahkan, sisa pelunasan tersebut sekitar Rp2 miliar atau 3,25% dari alokasi Rp18 miliar.

Meski demikian, sisa pelunasan itu sebatas tunggakan berjalan. Dengan kata lain, bukan tunggakan yang mengendap lama. Sehingga, pemerintah setempat optimistis dapat mengejar tunggakan tersebut, dan ditargetkan hingga akhir Desember nanti bisa lunas 100%.

"Tingginya angka pelunasan itu, membuat Kabupaten Purwakarta menduduki peringkat kelima terbaik di Jawa Barat. Apalagi, angka tunggakan berjalan itu hanya Rp2 miliar dan sangat mudah untuk dipenuhi. Karena, beban tersebut dirasa tidak terlalu berat jika dibanding kabupaten lain," kata Kabag Perekonomian Setda Purwakarta Taufik Rahman, Kamis (6/12).

Terkait target pendistribusian raskin, Taufik mengaku, hal tersebut dapat selesai hingga 17 Desember mendatang. Adapun untuk pelunasannya, dapat tertanggulangi hingga akhir Desember. "Untuk itu, dengan adanya predikat terbaik ini kami sedang melobi Dolog agar memberikan reward kepada pemerintah. Dan penghargaan ini diharapkan bisa memotivasi dalam hal pelunasan," jelas Taufik.

Adapun jumlah Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM), sambung dia, terjadi pengurangan cukup signifikan. Mengingat, pada awal tahun mencapai 59 ribu lebih RTSPM, namun sejak Mei hingga sekarang turun menjadi 57.861 RTSPM. "Pengurangan itu terjadi setelah adanya sejumlah terobosan berupa penanggulangan kemiskinan," ungkapnya.

Dikatakan dia, pendistribusian raskin yang ditargetkan hingga 17 Desember itu, adalah dengan sasaran 57.861 RTSPM ini. Meski demikian, jatah setiap kepala keluarga sebesar 16 kg, namun hal itu tidaklah bersifat kaku. Sebab, di lapangan harus terjadi pemerataan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Dalam hal ini perlu keluwesan agar setiap RTSPM dapat menikmati beras secara merata.

Dalam pendistribusiannya sendiri, pihaknya menjamin ketatnya pengawasan terhadap raskin telah menutup celah bagi siapapun untuk melakukan penyelewengan. Semisal, dijual kepada tengkulak atau pasar. Karena, raskin harus tepat sasaran, yakni bagi mereka yang kurang mampu.

"Saya mengharapkan, target pelunasan ini hingga akhir Desember. Supaya, di awal tahun tidak ada lagi beban tunggakan. Sehingga petugas di lapangan bisa lebih berkonsentrasi pada pendistribusian kepada RTSPM. Apalagi selama ini Purwakarta tidak pernah menunggak hingga jumlahnya besar," pungkasnya. [ing]

 

inilahkoran dot com

 

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook