Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

DENGARKAN ASPIRASI RAKYAT MISKIN

kemiskinan-sapa-dengarkanaspirasirakyatSAPA - Agenda pembangunan mendatang harus mendengarkan aspirasi masyarakat miskin dan berbasis pada pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan. ''Agenda pembangunan mendatang harus mempertimbangkan capaian Tujuan Pembangunan Milenium atau MDGs dan KTT Rio+20.

Agenda ini harus mendengarkan aspirasi masyarakat miskin dan berbasis pada pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,'' ujar Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Pertemuan Regional dan Konsultasi Pemangku Kepentingan dalam Agenda Pembangunan Pasca 2015 di Nusa Dua, Kamis (13/12) kemarin.

Presiden SBY dalam kesempatan itu juga menyampaikan visi Indonesia dalam Agenda Pembangunan Pasca 2015. Ia percaya agenda tersebut harus mempertimbangkan hasil MDGs dan Konferensi Rio+20. ''Saya juga percaya bahwa kita harus mendengarkan aspirasi masyarakat miskin dan memenuhi kebutuhan mereka,'' jelasnya.

Dikatakannya, kerangka agenda harus mencakup dimensi pertumbuhan ekonomi, inklusi sosial, dan kelestarian lingkungan. ''Pengentasan kemiskinan harus mengait pada isu-isu pembangunan berkelanjutan. Kita tidak boleh melampaui batas biofisik pembangunan manusia,'' katanya.

Presiden SBY percaya bahwa pertumbuhan yang inklusif harus merupakan bagian penting dari konsep agenda tersebut. Harus didefinisikan, apa yang mendorong dan memungkinkan pengurangan kemiskinan. ''Saya berpandangan bahwa inklusif merupakan kata sangat penting. Tanpa itu, pertumbuhan akan mengingkari tujuannya sendiri dan kita akan terus menghadapi masalah ketimpangan global,'' serunya.

Menurut laporan PBB, saat ini 20 persen dari populasi global menikmati lebih dari 70 persen total pendapatan global. Ketidaksetaraan mengurangi efisiensi pertumbuhan ekonomi dan menghasilkan masalah sosial serta ketidakstabilan politik. Karena itu, pertumbuhan yang berkelanjutan dengan ekuitas adalah kunci untuk penanggulangan kemiskinan. ''Perlu kerja sama dan mendengarkan analisis sektor bisnis, masyarakat sipil, dan akademisi. Inilah sebabnya mengapa forum ini menjadi begitu penting,'' sebutnya. 

Dijelaskannya, sejak tahun 1990 angka kemiskinan di Indonesia berkurang dari 20,6 persen menjadi 11,9 persen pada tahun 2012. Indonesia juga telah mencapai pendidikan dasar universal untuk anak-anak melalui program wajib belajar 9 tahun primer dan sekunder. MDGs menjadi referensi bagi pemerintah Indonesia dalam menyusun strategi pembangunan nasionalnya. ''Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah memastikan bahwa program-program pembangunan Indonesia konsisten dan kompatibel dengan target MDGs,'' katanya.

Selain penurunan angka kemiskinan, angka kematian bayi yang juga merupakan target MDGs, telah menurun dari 68 per 1.000 kelahiran pada tahun 1991 menjadi 34 per 1.000 kelahiran pada tahun 2007. MDGs relevan karena merupakan agenda global yang bebas dari kontes ideologis dan mengidentifikasi isu-isu penting yang menghambat pembangunan nasional dan memperburuk kemiskinan. ''MDGs menetapkan target yang ambisius namun realistis bagi semua bangsa untuk dicapai. Lalu, menyediakan pula kerangka kerja yang bermanfaat bagi negara maju dan berkembang untuk bekerja sama,'' ujarnya.

Presiden menegaskan, MDGs bukanlah instrumen internasional yang sempurna untuk pembangunan ataupun sebuah perjanjian internasional karena sifatnya tidak mengikat. Meskipun demikian, MDGs telah menjadi batasan penting dan titik referensi untuk pemerintah di seluruh dunia.

 

Sumber : Balipost

Terpopuler

Terbaru

SEBELUM DICIDUK TIM SABER PUNGLI, DPMD SUDAH PERINGATKAN KADES

SEBELUM DICIDUK TIM SABER PUNGLI, DPMD SUDAH PERINGATKAN KADES

SAPA INDONESIA - DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah...
JOKOWI INGATKAN MASYARAKAT TAK PAKAI DANA BANTUAN UNTUK BELI PULSA

JOKOWI INGATKAN MASYARAKAT TAK PAKAI DANA BANTUAN UNTUK BELI PULSA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan...
161 DESA BELUM MENYERAHKAN PERSYARATAN PENCAIRAN

161 DESA BELUM MENYERAHKAN PERSYARATAN PENCAIRAN

SAPA INDONESIA - SEBANYAK 161 desa di Wonogiri belum memenuhi...
DANA DESA DIPRIORITASKAN ENTASKAN KEMISKINAN

DANA DESA DIPRIORITASKAN ENTASKAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - WAKIL Menteri Keuangan Mardiasmo melakukan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook