Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PNPM TELAH BANGUN 1.085 KM JALAN DESA

kemiskinan-sapa-pnpmmalang

SAPA - Keberadaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) di Kabupaten Malang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejak program ini digulirkan sekitar tahun 1999 lalu, PNPM sudah banyak ikut membangun program pembangunan di Kabupaten Malang.

Sejak tahun 1999 hingga tahun 2011 lalu, jumlah total Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang dikucurkan kepada masyarakat mencapai Rp 284 miliar lebih. Dana itu berasal dari APBN sebesar Rp 234 miliar lebih dan dari APBD melalui Dana Daerah untuk Urusan Bersama (DDUB) mencapai Rp 49 miliar lebih.

"Pemkab Malang senantiasa mendukung PNPM-MPd dengan pola pemberdayaan masyarakat, baik melalui penyediaan DDUB maupun kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong suksesnya program terutama dalam menuju kemandirian masyarakat," kata Wabup Malang, A. Subhan saat membuka Rakor Penanggulangan Kemiskinan di salah satu hotel di Kota Malang.

Program itu tersebar di 26 kecamatan yang mencakup 292 desa yang ada di Kabupaten Malang. Hasilnya pun cukup membanggakan. Sampai dengan saat ini sudah mampu memberikan kontribusi pembangunan untuk penanggulangan kemiskinan antara lain, pembangunan jalan desa sepanjang 1.085 kilometer, 154 unit jembatan, 173 unit gedung pendidikan, 156 unit gedung kesehatan atau posyandu, polindes, dan pokesdes, 174 kios dan 240 los pada pasar desa.

Selain itu, juga digunakan untuk pengadaan air bersih 37 unit, drainase 71 unit, MCK 50 unit, dan plengsengan 176 unit. Total penyerapan tenaga kerja yang dilakukannya mencapai 118 ribu orang. Dengan sistem padat karya, penyerapan upahnta mencapai sebesar Rp 18 miliar.

"Kami cukup berbangga dengan PNPM di Kabupaten Malang. Berdasarkan laporan neraca operasional Unit Pengelola Keuangan (UPK) sampai dengan bulan Desember 2011 total aset UPK Kabupaten Malang sebesar Rp 53 miliar lebih," ungkapnya.

Kelompok yang terlayani UPK sebanyak 3.546 kelompok dengan jumlah pemanfaat sebanyak 91.285 orang. Total pendapatannya sudah mencapai Rp 10 miliar. Program ini kedepannya harus tetap bergulir di Kabupaten Malang untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Malang. Karena itu, melalui rakor itu dapat tercipta sinkronisasi, integrasi dan koordinasi, kebijakan, program serta koordinasi pengendalian pelaksanaan program, serta komitmen, kerja keras dan keterpaduan dari semua stakeholder sehingga nantinya mampu menurunkan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Malang. (aim/jon)

 

malang-post dot com

Terpopuler

Terbaru

SEBELUM DICIDUK TIM SABER PUNGLI, DPMD SUDAH PERINGATKAN KADES

SEBELUM DICIDUK TIM SABER PUNGLI, DPMD SUDAH PERINGATKAN KADES

SAPA INDONESIA - DINAS Pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah...
JOKOWI INGATKAN MASYARAKAT TAK PAKAI DANA BANTUAN UNTUK BELI PULSA

JOKOWI INGATKAN MASYARAKAT TAK PAKAI DANA BANTUAN UNTUK BELI PULSA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan...
161 DESA BELUM MENYERAHKAN PERSYARATAN PENCAIRAN

161 DESA BELUM MENYERAHKAN PERSYARATAN PENCAIRAN

SAPA INDONESIA - SEBANYAK 161 desa di Wonogiri belum memenuhi...
DANA DESA DIPRIORITASKAN ENTASKAN KEMISKINAN

DANA DESA DIPRIORITASKAN ENTASKAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - WAKIL Menteri Keuangan Mardiasmo melakukan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook