Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGKA KEMATIAN IBU TURUN

kemiskinan-sapa-kematianibuturunSAPA - Peningkatan cakupan imunisasi serta promosi kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kabupaten Ciamis membuahkan hasil. Salah satu buktinya, angka kematian ibu saat melahirkan turun. Tahun 2011 kematian ibu saat melahirkan 26 kasus. Tahun ini sampai bulan oktober hanya 17 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis drg H Dendy Rahayu Sukardjo MM melalui Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Heni Sumarni mengatakan kematian Ibu saat melahirkan kebanyakan disebabkan : Terlambat membawa ke puskesmas karena kemiskinan, pendarahan, infeksi, hipertensi dan jantung koroner. Untuk menekan kasus kematian ibu saat melahirkan, kata Heni Dinas Kesehatan melatih para tenaga medis didaerah (bidan dan puskesmas) mengenai kegawat daruratan. Sehingga ketika ada ibu yang melahirkan, tenaga medis cepat tanggap menyediakan alat-alat medis.

Selain cepat tanggap, tenaga medis selalu ditekankan untuk memberi penyuluhan kepada ibu hamil. Terutama ketika sudah dekat dengan waktu kelahiran. Mereka pun memeriksa apakah ibu hamil memiliki tekanan darah tingi atau tidak.

Heni menerangkan angka kematian bayi juga mengalami penurunan. Pada tahun 2011 angka kematian bayi mencapai 298 kasus, dari 27 ribu bayi yang lahir di Kabupaten Ciamis. Pada tahun 2012 sampai bulan Oktober kematian bayi menjadi 220 kasus.

Kasus kematian bayi kebanyakan disebabkan kurang asupan gizi akibat orang tua tidak membawa anaknya untuk imunisasi. "Makanya, kita menekankan kepada tenaga medis dan puskesmas untuk melakukan cakupan imunisasi berkala",kata dia.

Heni menyatakan semua itu disela acara pelatihan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam upaya peningkatan cakupan Imunisasi dan KIA bagi Peripheral Level Manager, Private Sector Staff dan Training of Motivator di hotel Priangan Jalan Yos Sudarso kemarin.

Pelatihan promosi kesehatan sendiri diselenggrakan untuk kedua kalinya di Kabupaten Ciamis. Pelatihan yang digelar selama dua hari (selasa - rabu 12/12) ini diikuti puluhan peserta dari petugas promkes puskesmas se Kabupaten Ciamis dan bidan swasta.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis bersama GAVI CSO, Konsorsium (Muslimat NU, Perdhaki, Aisyiyah) Kabupaten Ciamis dan Provinsi Jawa Barat. Dihari pertama hadir Ketua Konsorsium Jawa Barat yang juga Pimpinan Muslimat NU Jawa Barat dr Hj Ella Giri Komala dan Wakil Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin.

Wakil Bupati Ciamis DrsH Ing Syam Arifin menyatakan pelatihan ini dapat meningkatkan indeks prestasi manusia (IPM). "Jadi, catatan kita imunisasi bagi anak sangat penting. Kesehatan anak harus diurus untuk mencetak anak yang shaleh'"tutur dia.

Ketua Konsorsium Kabupaten Ciamis Hj Lismawati mengatakan pelatihan promkes dan pemberdayaan masyarakat ini yang kedua kali. Tujuannya sebagai upaya untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan KIA. Untuk itu, dia berharap semua peserta mengikuti pelatihan dengan baik agar ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi masyarakat.

 

Radar Tasikmalaya
Surahmat Korda Kab Ciamis

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA HARUS FOKUS UNTUK PROGRAM PRIORITAS

DANA DESA HARUS FOKUS UNTUK PROGRAM PRIORITAS

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
DANA DESA DIPOTONG, RATUSAN PENGURUS KAMPUNG DI PANIAI RIBUT

DANA DESA DIPOTONG, RATUSAN PENGURUS KAMPUNG DI PANIAI RIBUT

SAPA INDONESIA - TIDAK terima dengan pemotongan dana honor...
PEMKAB KLUNGKUNG BELAJAR PENGELOLAAN BUMDES DAN TPST KE DESA PAGEDANGAN BANTEN

PEMKAB KLUNGKUNG BELAJAR PENGELOLAAN BUMDES DAN TPST KE DESA PAGEDANGAN BANTEN

SAPA INDONESIA - BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi...
BUMDES DI JEPARA MAYORITAS BERGERAK PADA USAHA SIMPAN PINJAM

BUMDES DI JEPARA MAYORITAS BERGERAK PADA USAHA SIMPAN PINJAM

SAPA INDONESIA - PENGEMBANGAN Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook