Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KELUARGA MISKIN NAIK DRASTIS

kemiskinan-sapa-gakinsidoarjoSAPA - Salah satu parameter keberhasilan pemerintah adalah penurunan angka kemiskinan masyarakat. Namun, di Sidoarjo jumlah keluarga miskin (gakin) tahun ini justru naik hingga 20 persen. 

Pada 2011 data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah keluarga miskin di wilayah Pemkab Sidoarjo 99 ribu kepala keluarga (KK). Nah, tahun ini Bappekab menemukan data bahwa jumlah gakin mencapai 121 ribu KK. Kepala Bappekab Sidoarjo Sulaksono membenarkan pertambahan jumlah gakin itu. Dia mengatakan, gakin sebanyak 121.000 KK itu merupakan hasil validasi 2012. "Sudah sesuai kriteria gakin yang ditetapkan BPS," papar dia kemarin (17/12).

Data tersebut, lanjut mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya Pemkab Sidoarjo itu, akan diajukan ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan BPS sehingga nanti bisa dijadikan acuan untuk menjalankan program penanggulangan kemiskinan.

Wakil Bupati Sidoarjo Hadi Sutjipto yang juga ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) mengatakan, salah satu tantangan utama dalam program penanggulangan kemiskinan adalah identifikasi kelompok penerima program berdasar kriteria.

"Efektifitas penetapan sasaran berdampak langsung terhadap keberhasilan program perlindungan sosial dalam menanggulangi kemiskinan," tuturnya.\

Dia membantah jika kenaikan jumlah gakin itu dianggap sebagai bukti ketidakberhasilan dirinya dan Bupati Saifullah dalam memimpin Sidoarjo.

Menurut dia, Pemkab sudah berupaya maksimal untuk mengentaskan kemiskinan. Namun, hingga kini memang belum berhasil. Hadi lantas menyebut sejumlah program yang akan dilakukan Pemkab untuk mengurangi jumlah gakin.

Antara lain, meningkatkan kualitas SDM melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat miskin.

Pemkab juga akan memenuhi hak dasar masyarakat miskin serta menciptakan iklim yang mendorong perluasan kesempatan bagi gakin untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, sosial, politik, dan budaya.

Selain itu, gakin akan memperoleh pelayanan publik yang tidak diskriminatif. "Jika hal itu diterapkan, kemiskinan bisa ditekan," jelasnya.


Sumber : DPRD Kab Sidoarjo

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook