Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BOEDIONO MENGHARAPKAN MASYARAKAT IKUT MENGATASI PROBLEMA KEMISKINAN

kemiskinan-sapa-boediono1

SAPA - Wakil Presiden Boediono mengakui masih sulit menurunkan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Ia pun meminta agar pengentasan kemiskinan juga dibantu oleh masyarakat melalui gerakan Kesetiakawanan Sosial Nasional (KSN).

"Jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun memang terus menurun, tapi dengan upaya-upaya itupun jumlahnya masih besar. Masih banyak dari mereka yang belum terentaskan dan masih banyak yang belum terjangkau oleh program-program yang ada," aku Boediono ketika memberikan sambutan perayaan puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Ternate, Maluku Utara, Kamis (20/12).

Tak hanya itu, Boediono juga mengakui adalah tugas konstitusional Pemerintah untuk mengangkat kesejahteraan rakyat kita, lebih-lebih mereka yang kurang mampu. Berbagai program di bidang pangan, kesehatan, pendidikan, ekonomi bagi penduduk kurang mampu telah dilaksanakan dan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

"Dari tahun ke tahun Pemerintah terus melakukan penyempurnaan terhadap program-programnya. Tapi masalah yang tertinggal masih sangat besar," lanjut Boediono.

Karena mengakui tidak bisa sendirian, Boediono mengharapkan masyarakat juga ikut mengatasi problema kemiskinan. Peran masyarakat dapat dilakukan sesuai dengan Gerakan Kesetiakawanan Sosial Nasional (GKSN) yang salah satunya juga termasuk mengatasi kemiskinan sesama masyarakat.

"Oleh karena itulah tidak bisa tidak masyarakat sendiri harus ikut menanganinya, ikut membantu mengangkat kehidupan saudara saudara kita yang masih belum mampu, melalui inisiatif dan kegiatan-kegiatan kongkrit yang langsung menyentuh mereka. Siapa pun dari kita yang masih memiliki semangat kesetiakawanan tentu akan terpanggil untuk melakukan hal itu," papar Boediono.

Perlunya keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan kemiskinan disebut Boediono harus menjadi gerakan bersama agar dapat maksimal. Ia yakin, dengan adanya gerakan bersama maka kemiskinan akan terberantas dalam waktu dekat.

"Upaya pemberantasan kemiskinan harus menjadi gerakan bersama Pemerintah bersama masyarakat – harus berupa suatu gerakan nasional. Hanya dengan menyatukan dan mensinergikan seluruh potensi bangsa, kita dapat menghapus kemiskinan di tanah air dalam kurun waktu satu generasi ke depan, dan itupun bukan hal yang mudah," kata Boediono.

Sebagai informasi, angka kemiskinan di Indonesia dari tahun ke tahun memang mengalami penurunan. Pada tahun 2010 angka kemiskinan mencapai 31 juta jiwa, kemudian menurun jadi 30 juta ditahun 2011. Hingga Maret 2012, tingkat kemiskinan di Indonesia adalah 11,96 persen, apabila angka tersebut dikonversikan ke jumlah penduduk, maka ditemukan angka 29,13 juta jiwa penduduk masih masuk dalam kategori miskin. Pemerintah menggenjot pemberantasan kemiskinan dengan beragam program, diantaranya progam PNPM Mandiri, bansos, hingga beras murah.

Program tersbeut dirasa masih jauh dari ideal lantaran penurunan angka kemiskinan yang stagnan. Bahkan, selama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono angka kemiskinan dibagi menjadi golongan miskin, dan hampir miskin. Beberapa pengamat menilai pemisahan itu merupakan cara pemerintah memecah angka kemiskinan. (Fid/OL-2)

 

mediaindonesia dot com

Terpopuler

Terbaru

KERJA 2018 ADALAH AKSELERASI, ARAH PERTUMBUHAN KE EKONOMI KAWASAN

KERJA 2018 ADALAH AKSELERASI, ARAH PERTUMBUHAN KE EKONOMI KAWASAN

SAPA INDONESIA - RENCANA kerja pemerintah pada 2018 adalah...
MENEMUKAN KORUPSI DANA DESA? HUBUNGI NOMOR INI...

MENEMUKAN KORUPSI DANA DESA? HUBUNGI NOMOR INI...

SAPA INDONESIA - SAAT ini pembahasan potensi korupsi dana desa...
BANYAK KADES YANG BELUM BISA BUAT RAPB DESA

BANYAK KADES YANG BELUM BISA BUAT RAPB DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Satgas Dana Desa Bibit Samad Riyanto...
JOKOWI INGIN PENDUDUK DAPAT LAYANAN INFRASTRUKTUR LEWAT DANA DESA

JOKOWI INGIN PENDUDUK DAPAT LAYANAN INFRASTRUKTUR LEWAT DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH terus meningkatkan alokasi dana...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook