Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

JUMLAH PENERIMA RASKIN DI CIMAHI MENINGKAT

kemiskinan-sapa-cimahiraskinmeningkatSAPA - Pertambahan jumlah masyarakat penerima beras miskin (raskin) di Kota Cimahi pada tahun 2012 mengalami peningkatan hingga 7,5 persen. Hal ini menyebabkan persediaan beras pada 2013 mendatang harus ditambah. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan tercatat pada 2012 ini Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Cimahi mencapai 22.708.

Hal tersebut lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya yakni 20.870 RTS. "Tahun ini jumlah penerima raskin cenderung mengalami peningkatan. Kami mencatat penerima raskin tahun ini naik sekitar 1.738 RTS dari tahun 2011 yakni 20.870 diantaranya 6.021 di Cimahi Utara, 6.369 Cimahi Tengah, 8.480 Cimahi Selatan," kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Kota Cimahi, Butje Maryun kepada wartawan.

Dia menyebutkan, distribusi dari Bulog Kota Cimahi sudah disalurkan bagi 22.708 pada akhir Desember ini. Beras tersebut dibagikan ke 15 Kelurahan sebanyak 340 ton. Meski begitu, lanjut Butje, angka peningkatan ini tidak terlalu signifikan. "Tapi tetap harus diwaspadi karena kemungkinan besar tahun mendatang akan kembali mengalami peningkatan. Bukan karena masyarakat miskin di Kota Cimahi yang bertambah namun karena indikator kategori masyarakat yang berhak menjadi peserta program raskin mengalami perluasan," jelas dia.

Dia mengatakan, indikator kategori masyarakat miskin yang dapat memperoleh beras tersebut yakni sangat miskin, miskin, dan hampir miskin. Setiap kepala keluarga (KK) diberikan jatah 15 kilogram dengan harga Rp1.600 perkilo. Angka kemiskinan di Kota Cimahi selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Tercatat dari tahun 2008, jumlah masyarakat miskin mencapai 73 ribu dan tahun ini sudah mencapai 103.966 orang.

Data tersebut diketahui saat rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kota Cimahi yang diselenggarakan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Senin (26/11/2012). Salah satu narasumber dalam acara tersebut adalah staf pengajar Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Miming Miharja mengaku, tugas Pemkot Cimahi sangat penting untuk memberantas kemiskinan. Dia menilai, kasus kemiskinan di Kota Cimahi tidak akan selesai jika tidak ditanggulangi secara serius. Pasalnya, Cimahi merupakan tempat arusnya urbanisasi. Sehingga angka kemiskinan berjalan secara fluktuatif. "Tugas pemerintah dalam mengatasi kemiskinan semakin berat.
Karena jumlah warga miskin di Cimahi sangat fluktuatif," kata Miming usai acara kepada wartawan. Menurutnya, meningkatnya angka kemiskinan juga dapat disebabkan bencana yang terjadi di sejumlah daerah. Terlebih, saat ini hampir setiap hari hujan melanda Kota Cimahi. "Tidak sedikit warga yang awalnya mempunyai pendapatan, kini menjadi warga yang membutuhkan pertolongan," jelas dia. Berdasarkan data TKPK oleh Bappeda menyebutkan sebaran penduduk miskin di Kota Cimahi ada di Kecamatan Cimahi Selatan dan Cimahi Utara. Sementara untuk tingkat kelurahan ada di Kelurahan Cibeurem diikuti Cipageran, Cibabat dan Melong.

 

Sumber : Kabar Cimahi

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook