Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BAPPEDA INDRAGIRI HULU BEDAH POTENSI PETERNAKAN DAN PERIKANAN

SAPA - Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Kabupaten Indragiri Hulu, menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali potensi pengembangan pertanian dan peternakan terpadu, terkait dengan rencana meminimalkan tingkat kemiskinan di Indragiri Hulu.

"Focus Group Discussion ini bertujuan mengumpulkan dan menyampaikan informasi tentang pengembangan ternak dengan pola kawasan terpadu baik sektor tanaman pangan maupun perkebunan dengan sasaran yang dicapai yakni sinkronisasi dan menyatukan persepsi antar semua stakeholder," kata Ketua Bappeda Inhu, Isdjarwadi.

Ia mengatakan, dengan acara ini, dimungkinkan Inhu menggali berbagai potensi peternakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor peternakan. Menurut Isdjarwadi, Bupati Inhu Yopi Arianto memiliki komitmen tinggi mengatasi kemiskinan dengan pendekatan sektor tersebut.

"Anggaran setiap tahunnya meningkat, peningkatan anggaran juga mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA)," katanya.

Sebagai pembicara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB), Yusman Syaukat. Ia memaparkan, Kabupaten Indragiri Hulu memiliki peluang besar sebagai kawasan sentra Peternakan di Propinsi Riau.

"Potensi padang rumput mencapai 34.484 Ha, area perkebunan baik karet dan kelapa sawit memiliki rumput sela, pelepah sawit, kulit kopi dan kulit coklat seluas 94.604 Ha, tanaman pangan seluas 9.688 Ha, merupakan peluang menuju sentra peternakan," katanya.

Selain potensi peternakan, Inhu juga memiliki potensi perikanan sangat baik. Total produksi dari budidaya ikan air tawar dari kolam warga sudah mencapai 4.208 ton. Ikan nila mencapai 1.599 ton, ikan bawal 868 ton, sementara untuk ikan keramba sebesar 7.84 ton.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Riau, Askardiya R Patrianov mengungkapkan, Inhu memiliki potensi peluang ternak sapi sebanyak 255.260 ekor dengan daya tampung 291.613 ekor dan existing 36.353 ekor.
"Luas kebun kelapa sawit dimiliki 118.538 ha, luas kebun kelapa sawit yang dibangun rakyat dengan dana sendiri 55.454 ha, Perusahaan Besar Swasta (PBS) seluas 55.252 ha, perusahaan besar nasional (PBN) seluas 6.832 ha," katanya.


Sumber : Tribun Pekanbaru

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

SAPA INDONESIA - PERKEMBANGAN wilayah perdesaan (rural) di...
RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH berkomitmen mempercepat laju pemerataan...
KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

SAPA INDONESIA - SEJALAN dengan penurunan rasio gini, indeks...
KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

SAPA INDONESIA - KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Gunungkidul, Yogyakarta,...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook