Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

SULAWESI UTARA BERPOTENSI MENJADI MESIN EKONOMI BARU INDONESIA

kemiskinan-sapa-ekonomisulutSAPA - Gubernur Sulawesi Utara Sinyo H Sarundajang menyatakan Sulawesi Utara berpotensi menjadi mesin ekonomi baru Indonesia karena memiliki potensi sumber daya alam dan posisi geografis yang berada pada jalur perdagangan dunia.

"Sulut merupakan daerah potensial dalam berbagai aspek, termasuk prospektif dalam pengembangan ekonomi regional maupun nasional, karena disamping kaya akan sumber daya alam, secara geografis menempatkan daerah ini pada border zone," kata Sarundajang dalam sambutan dibacakan Wakil Gubernur Djouhari Kansil dalam sebuah Seminar di Kantor BI Sulut, Selasa (8/1).

Potensi yang dimiliki Sulut tersebut, kata Sarundajang, bukan hanya harus disyukuri sebagai anugerah Tuhan, tetapi juga mutlak dijawab dengan kemampuan menghasilkan inovasi dan terobosan strategis dalam kerangka penguatan struktur dan kultur ekonomi daerah sebagai mesin pendulang peningkatan harkat martabat dan kesejahteraan rakyat.

"Harus dipahami, bahwa besarnya sumber daya alam tidak akan berarti, apalagi tidak mampu menghasilkan berbagai kebijakan dan program kerja yang tepat, terarah dan menjawab pencapaian sasaran yang terintegrasi dengan visi pembangunan daerah," kata Sarundajang.

Sarundajang mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir Sulut memang sukses memantapkan perekonomian daerah ditandai pertumbuhan ekonomi yang di atas nasional, namun belumlah cukup untuk berbangga, karena pertumbuhan tersebut belum sebanding dengan besarnya potensi yang dimiliki.

"Masih bisa menghasilkan kemajuan yang lebih tinggi, menghasilkan kesejahteraan jauh melebihi dari yang dicapai saat ini, dan jauh melebihi daerah lain di Indonesia," kata Sarundajang.

Untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi di tahun mendatang, maka pemerintah daerah telah menetapkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yaitu pembangunan infrastruktur untuk pencapaian milenium development goals (MDG'S), ketahanan pangan, penguatan industri berbasis agribisnis, serta pengembangan kawasan kepulauan dan perbatasan.

Guna mencapai hal tersebut, maka Pemerintah Provinsi Sulut menetapkan lima sasaran pembangunan utama yaitu mewujudkan Sulut swasembada beras dan menuju suprlus beras tahun 2014, peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), pencapaian target MDG'S, pembangunan infrastruktur dasar serta peningkatan pertumbuhan ekonomi 7,5 hingga delapan persen, pengangguran 8,3 persen dan tingkat kemiskinan 8,15 persen.


Sumber : Aktual dot co

Terpopuler

Terbaru

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo mengaku mendapat laporan...
FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - PENGGUNAAN dana desa untuk kebutuhan membangun...
MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat mempersiapkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook