Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

NAIK, GARIS KEMISKINAN DI PURWAKARTA

pemiskinan-sapa-purwakarta

SAPA - Garis Kemiskinan di Purwakarta dalam kurun waktu tiga tahun terakhir menunjukkan angka yang cenderung mengalami peningkatan. Badan Pusat Statistik mencatat sedikitnya dari tahun 2009 sampai 2011 garis kemiskinan naik menjadi 236.314.

Kepala BPS Purwakarta, Asep Riyadi ditemui di kantornya menerangkan angka garis kemiskinan mengalami peningkatan tiap tahunnya. Secara berurutan dari tahun 2009 sampai 2011 masing-masing, 211.820, 226.118 dan 236.314. Peningkatan angka garis kemiskinan tersebut mengacu pada penghasilan penduduk perkapita. "Jumlahnya memang untuk garis kemiskinan mengalami kenaikan, meski jumlah jiwa yang miskin cenderung turun kendati tidak signifikan," ungkap Asep Senin (7/1).

Dilanjutkan, di tahun 2009, jiwa miskin tercatat 84.720. Sementara di tahun 2010 naik menjadi 90.317 dan di tahun 2011 turun menjadi 89.037 jiwa. "Dari tahun 2010 ke tahun 2011 mengalami pengurangan sebanyak 1.280 jiwa, atau turun dari 10.57 persen menjadi 10.22 persen," paparnya.

Diteruskan Asep, secara keseluruhan di Purwakarta data jiwa penduduk terkategori miskin mengalami penurunan, namun untuk angka garis kemiskinan justru malah naik. Hasil Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011 tercatat dari 17 kecamatan, khususnya Kecamatan Plered teribilang cukup tinggi. Yaitu dengan jumlah 10.059 jiwa dan secara keseluruhan di Purwakata sebanyak 82.720 jiwa.

Sedangkan untuk data tahun 2012 sendiri masih dalam pencatatan. Sehingga baru akan terlihat pada pertengahan tahun ini. "Untuk tahun 2012 kita belum pegang karena masih dulu menunggu dari BPS pusat," ujarnya.

Menurunnya jumlah penduduk miskin di Purwakarta, menurut Asep tidak berpengaruh pada penurunan jatah beras miskin di Purwakarta. Pasalnya dari 26 kabupaten atau kota, Purwakarta masuk dari empat kabupaten yang dikurangi raskinnya. Untuk data raskin sendiri itu menggunakan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di pusat. "Tidak berpengaruh," tegas Asep. (nos)

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook