Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BEBAN EKONOMI AKIBAT ROKOK LEBIH BESAR DARI PADA PENERIMAAN NEGARA

pemiskinan-sapa-rokok

 

SAPA - Beban ekonomi lebih tinggi diakibatkan dari besarnya penduduk yang merokok, demikian diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi. Pada tahun 2010, beban ekonomi tersebut mencapai Rp 231,27 triliun. Padahal, pendapatan negara dari cukai tembakau pada tahun itu hanya Rp 55 triliun.

Demikian disampaikan Nafsiah dalam jumpa pers di kantor Kemonkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (11/1/2013).

"Pengeluaran makro untuk tembakau itu mencapai Rp 231,27 triliun, itu untuk membeli rokok, biaya perawatan medis inap dan dan jalan, dan kehilangan produktivitas prematur dan morbiditas-disabilitas. Sementara pendapatannya hanya Rp 55 triliun," ujarnya.

Nafsiah menambahkan saat ini jumlah perokok Indonesia menduduki peringkat 3 di seluruh dunia setelah China dan India. "Indonesia negara ketiga dengan jumlah perokok 36,1 persen setelah China dan India," ujarnya.

Nafsiah menambahkan persentase perokok dari masyarakat termiskin mencapai 35%, sedangkan dari golongan masyarakat terkaya sebesar 32%. Sementara itu, dari total perokok di Indonesia, sebanyak 34,9% dari penduduk berpendidikan tidak sekolah/ tidak tamat SD sebesar 34,9%, sedangkan penduduk yang tamat Perguruan Tinggi sebesar 25,5%.

"Kebanyakan perokok ini yang berpendidikan rendah dan miskin," paparnya.

Dari perokok ini, lanjut Nafsiah, menyebabkan perokok pasif sebanyak 62 juta perempuan dan 30 juta laki-laki. Sementara anak usia 0-4 tahun yang terpapar asap rokok sebanyak 11,4 juta anak.

"Jadi perokok ini dosa besar yang tidak bisa diampuni. Kita pun berdosa kalau membiarkan hal ini," pungkasnya.

 

finance dot detik dot com

Terpopuler

Terbaru

PENGELUARAN MASYARAKAT KELAS BAWAH RI MASIH BELUM MEMBAIK

PENGELUARAN MASYARAKAT KELAS BAWAH RI MASIH BELUM MEMBAIK

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH dinilai gagal dalam mengatasi ketimpangan...
ENTASKAN KEMISKINAN, RIDWAN KAMIL KEMBANGKAN

ENTASKAN KEMISKINAN, RIDWAN KAMIL KEMBANGKAN "FAMILY FOR FAMILY"

SAPA INDONESIA - WALI KOTA Bandung Ridwan Kamil mengembangkan...
DESA WISATA YOGYAKARTA : GUNUNGKIDUL FOKUS PENGEMBANGAN 4 DESA WISATA BARU 2017

DESA WISATA YOGYAKARTA : GUNUNGKIDUL FOKUS PENGEMBANGAN 4 DESA WISATA BARU 2017

SAPA INDONESIA - PADA 2017 Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten...
ALOKASI DANA DESA DI KUDUS CAPAI RP 219,89 MILIAR

ALOKASI DANA DESA DI KUDUS CAPAI RP 219,89 MILIAR

SAPA INDONESIA - ALOKASI dana pemerintah desa di Kabupaten...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook