Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PASIEN BATAL CUCI DARAH KARENA JAMKESMAS DITOLAK

kemiskinan-sapa-sadimanjamkesmasSAPA - Ternyata kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) belum bisa digunakan untuk berobat gratis. Akibatnya, Sadiman (54) warga Dukuh Jowo RT 1/RW XI, Desa Balak, Kecamatan Cawas gagal mendapatkan pelayanan cuci darah dengan kartu Jamkesmas miliknya.

Sadiman divonis menderita gagal ginjal, Desember 2012 lalu. Untuk mempertahankan hidupnya, dia diharuskan melakukan cuci darah rutin dua kali seminggu. Sebenarnya, dia sudah mendapatkan kartu Jamkesmas pada akhir Desember 2012 lalu, namun sayangnya kartu itu belum bisa dipakai.

Kepala Desa Balak, Sukarjo mengatakan, bahwa kondisi Sadiman sudah semakin parah. Keadaannya semakin memprihatinkan karena mengalami sesak napas. Sukarjo sangat prihatin dengan ditolaknya Jamkesmas bagi warganya yang tergolong miskin. Pihak keluarga harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 800.000 untuk sekali cuci darah.

"Saya berharap ada solusi yang bisa meringankan beban warga miskin. Sejak divonis gagal ginjal Desember lalu, Pak Sadiman harus cuci darah setiap hari Selasa dan Jumat di sebuah RS di Klaten. Keluarga berharap ada bantuan dari pemerintah untuk biaya cuci darah, karena kondisinya sudah memprihatinkan," kata Sukarjo, Sabtu (12/1).

Ketua Komisi IV DPRD Klaten, Yoga Hardaya, juga prihatin dengan kondisi tersebut. Kartu Jamkesmas baru memang belum bisa digunakan karena belum ada keputusan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pemkab Klaten tidak bisa berbuat banyak tentang Jamkesmas, karena program itu dari Kemenkes. Pihak desa sudah mendapat surat edaran (SE) dari Pemerintah Kecamatan Cawas tentang Jamkesmas. Intinya, kartu Jamkesmas yang baru belum bisa digunakan, karena belum ada petunjuk dari Kemenkes. Dengan demikian, layanan Jamkesmas hanya berlaku bagi pemegang kartu lama.

 

Sumber : Suara Merdeka

Terpopuler

Terbaru

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

SAPA INDONESIA - PROGRAM peta dasar untuk tingkat perdesaan...
PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

SAPA INDONESIA - MESKIPUN telah meratifikasi Konvensi PBB mengenai...
KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEBANYAK tujuh BUMDes mengikuti pelatihan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook