Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

NIKE INDONESIA MENINDAS BURUH MENGGUNAKAN KEKUATAN MILITER?

kemiskinan-pemiskinan-nike

SAPA -Pabrik produk sepatu Nike di Indonesia menggunakan kekuatan militer untuk menindas buruhnya, demikian klaim sebuah LSM di Amerika Serikat. Benarkah hal itu terjadi?

LSM Educating for Justice yang bermarkas di AS melaporkan, kontraktor Nike di Indonesia melakukan hal ekstrem untuk 'menertibkan' para pekerjanya.

Laporan ini mengklaim bahwa sebuah pabrik sepatu di Sukabumi yang memproduksi untuk Nike,menyewa sejumlah pejabat militer berpangkat tinggi untuk memaksa buruh setuju dibayar di bawah upah minimum.

Enam pabrik kontraktor Nike di Indonesia telah mengajukan permintaan untuk potongan di bawah upah minimum, demikian dilaporkanABC. Kendati demikian, mereka tetap membutuhkan persetujuan para buruh agar bisa melakukannya.

Seorang sumber yang diduga salah satu buruh di pabrik tersebut menunjukkan sebuah rekaman video kepada ABC. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria berdiri di hadapan para buruh dan meminta mereka menandatangani petisi tersebut.

Menurut si sumber, ia dan rekan-rekannya mencoba menolak petisi tersebut. Namun, mereka dipanggil oleh personel militer yang disewa perusahaan untuk menginterogasi dan mengintimidasi mereka.

"Saya takut dengan suaranya yang tinggi dan ia memukul meja. Ia juga berkata ada petugas intelijen militer di dalam pabrik. Itu menakutkan bagi saya," demikian sumber itu, diterjemahkan dari berita ABC.

Jim Keady, pengelola Educating for Justicemengatakan, hal ini jelas pelanggaran yang dilakukan oleh Nike. "Upah minimum itu upah miskin. Membayar di bawah upah minimum jelas bertolak belakang dengan klaim Nike bahwa mereka peduli dengan kesejahteraan buruh," ujarnya.

Jika dapat potongan, maka pabrik bisa membayar buruhnya sejumlah US$3,70 atau sekitar Rp35 ribu per hari. Padahal, para buruh tersebut seharusnya dibayar US$4 atau sekitar Rp38.500 per hari.

Aktivis buruh mengklaim, intimidasi semacam itu bukanlah rahasia. MediaJakarta Globemenyatakan, pabrik-pabrik Nike di Indonesia secara sistematis menekan buruh untuk tidak menuntut hak mereka atas upah minimum.

Dengan 171 ribu pekerja yang terafiliasi produk Nike, Indonesia merupakan produsen terbesar ketiga untuk merek tersebut, berdasarkan dataThe Independent. Ini juga bukan pertama kalinya Nike Indonesia mendapat pemberitaan semacam ini.[Ast]

 

ekonomi dot inilah dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook