Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGGARAN JAMKESMAS PADA TAHUN 2013 MENINGKAT

kemiskinan-sapa-jamkesmasmiskinmengkatSAPA - Angka penduduk miskin di Indonesia meningkat dari 76,4 juta jiwa pada tahun 2012 menjadi 96 juta jiwa pada tahun 2013.

Dengan meningkatnya angka jumlah orang miskin di Indonesia, maka Komisi IX DPR RI sepakat menambah jumlah angka anggaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) untuk total 96 juta jiwa. Sehingga, pada nantinya masyarakat yang tidak mampu, bisa mendapatkan jaminan kesehatan gratis di rumah sakit pemerintah.

"Kemarin itu sudah kami analisa dan sudah disepakati dalam pembahasan jumlah orang miskin yang akan dicover oleh pemerintah tahun 2013 itu 96 juta jiwa," kata anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh saat pemaparan Survei Sosial Kemasyarakatan Tentang Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan oleh Verifikator Independen Jamkesmas, di ruang fraksi Partai Golkar, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Politisi Golkar ini juga menjelaskan data orang miskin di Indonesia yang terbaru ini ditentukan berdasarkan bukan dari data Kemenkes. "Data orang miskin ini didata dan diolah tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan yang ada di Wapres yang namanya Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). TNP2K ini mendapatkan data berdasarkan dari BPS," tutur Poempida.

Sebetulnya, kata Poempida, sejak 2008 lalu jumlah orang miskin bertambah. Hanya saja tak ada keberanian dari Kemenkes untuk meminta tambahan anggaran.

"Tapi setelah pemilu 2009 melihat permasalahan lebih dalam, ternyata kuncinya disitu dan kita minta anggaaran ini ditambah, dan saya yakin anggaran ini masih kurang sebetulnya," jelas Poempida.

Poempida menambahkan pemerintah sebetulnya kurang transparan dalam masalah pengakuan terhadap penambahan jumlah orang miskin tersebut. Pasalnya, hingga 2012 lalu data yang ditunjukan Kemenkes hanya ada 76,4 juta jiwa orang miskin yang berhak mendapatkan Jamkesmas, tapi seharusnya sudah mencapai 96 juta jiwa berdasarkan data TNP2K.

"Jumlah orang miskin tahun 2012 lalu mencapai 76 juta orang, masa dari tahun 2008 smpai tahun 2012 angkanya sama tidak berubah 76,4 juta jiwa. ini kan aneh," ucapnya.

Ketidaktransparan dalam penyebutan jumlah orang miskin di Indonesia, karena jika diungkapkan ke publik menjadi wanprestasi buat pemerintah. Dan ini sebetulnya yang menjadi inti permasalahannya dalam konteks pendataan di Indonesia, bagi masyarakat yang tidak mendapatkan Jamkesmas tersebut.

"Jadi pemerintah seakan-akan menutupi kelemahan-kelemahannya, jadi inginnya menunjukkan yang baik-baik saja," tukasnya.


Sumber : Liputan6 dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

SAPA INDONESIA - MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencurigai...
PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menegaskan...
PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

SAPA INDONESIA - PROGRAM padat karya cash dari dana desa diharapkan...
WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook