Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

TURUNNYA PAGU BERAS MISKIN (RASKIN) DI SUMENEP

kemiskinan-sapa-paguraskinsumenep2013SAPA - Kabupaten Sumenep diperkirakan pagu beras miskin (raskin) akan menyusut lagi tahun ini, mengingat tahun lalu terjadi penurunan hingga 4,5 persen. Akibatnya, masyarakat merasa kecewa sehingga melakukan boikot dengan tidak menebusnya.

Penentuan raskin memang mengacu pada realisasi tahun 2012. Bila daya serap raskin tahun 2012 tidak maksimal, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan kembali menurunkan pagu tahun ini. Hal ini memang menjadi tujuan pemerintah sampai penurunan raskin bisa mencapai 50 persen. Pasalnya, Pemerintah menganggap masyarakat penerima sudah tidak masuk kategori rumah tangga miskin (Gakin) lagi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemerintah Kabupaten Sumenep Saiful Bahri. Dia mengatakan, untuk pagu raskin tahun 2013 ini kemungkinan bertambah itu sangat kecil, tetapi kemungkinan berubah hanya pada pengurangan pagu saja. " Kemungkinkan untuk pagu raskin tahun 2013 ini akan mengalami penurunan, kami masih menunggu by name bay addres dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," jelasnya.

Pada tahun 2012, penentuan penurunan pagu raskin telah menimbulkan gejolak antara pemerintah tingkat desa dengan TNP2K yang menurunkan pagu raskin di Sumenep hingga 4,5 persen. Gejolak serupa kemungkinan akan terjadi lagi, karena pagu raskin juga akan diturunkan.

Untuk megantisipasi adanya gejolak di tingkat pemerintahan desa, pihak pemerintah Kabupaten Sumenep akan melakukan sosialisasi secara maksimal, terutama di tingkat kecamatan kemudian ditindak lanjuti oleh tim koordinasi raskin kepada masing-masing desa. Sehingga tidak terjadi gejolak seperti tahun sebelumnya.

Menurut Saiful, program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan tidak hanya pada bantuan raskin saja.
Masih ada beberapa program lain yang dinilai bisa mengurangi angka kemiskinan. Dengan demikian, bila beberapa program tersebut sudah berhasil mengurangi angka kemiskinan, artinya skema penerima raskin juga mengalami perubahan.

"Ketika berhasil upaya pengentasan kemiskinan berarti harus ada perubahan penerima raskin, karena namanya saja beras untuk orang miskin. Sementara masyarakat miskin sudah berkurang, tentunya pagu harus ada penyesuaian," kata Saiful.

 

Sumber : Surabaya Post

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook