Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PESERTA JAMKESDA KABUPATEN BANGKA SELATAN SEBANYAK 152.459 JIWA

kemiskinan-sapa-jamkesdababelSAPA - Pada Tahun 2012, Peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencapai 152.459 jiwa atau meningkat dibandingkan 2011 sebanyak 152.266 jiwa.

"Setiap tahun peserta Jamkesda ini meningkat dan diperkirakan peserta Jamkesda 2013 akan terus meningkat karena pertambahan pendudukan seiring masih tingginya angka kesakitan warga kurang mampu," ujar Kepala Dinas Kesehatan Bangka Selatan, Sofian Anuwi di Toboali, Senin.

Ia menjelaskan, pembayaran klaim pengobatan peserta Jamkesda pada 2012 mencapai Rp.4 miliar atau mengalami peningkatan dibandingkan biaya klaim pengobatan warga tahun 2011.

"Anggaran klaim Jamkesda 2013 yang diusulkan sama dengan anggaran klaim tahun lalu untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan warga kurang mampu," ujarnya.

Ia mengatakan, Jamkesda merupakan respon Pemkab Bangka Selatan terhadap Jamkesmas yang pembiayaannya bersumber dari pemerintah pusat yang memiliki standarisasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Jamkesda ini menjadi pendorong perubahan mendasar seperti penataan standarisasi pelayanan, tarif, penataan penggunaan obat yang rasional, mendorong manajemen rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk lebih efisien dan berdampak pada kendali mutu dan biaya," ujarnya.

Menurut dia, melalui Jamkesda diharapkan dapat memberi kontribusi meningkatkan umur harapan hidup masyarakat, menurunkan angka kematian ibu melahirkan, kematian bayi dan balita serta dapat melayani kasus-kasus penyakit warga lainnya, seperti malaria, DBD, kanker dan lainnya.

"Saat ini, angka kematian ibu dan anak mengalami penurunan seiring peningkatan pelayanan dan informasi kepada warga, sementara tingkat penderita malaria, DBD, diare, kulit dan lainya karena lingkungan yang tidak sehat masih tinggi karena masih rendahnya penerapan pola hidup bersih dan sehat warga," ujarnya.

Ia mengatakan, syarat menjadi peserta Jamkesda ini yaitu kartu tanda penduduk (KTP) Bangka Selatan, kartu keluarga dan surat rekomendasi usulan dari kepala desa, puskesmas dan rumah sakit.

"Sasaran peserta Jamkesda tahun ini, warga yang mengantongi KTP Bangka Selatan yang kurang mampu, sementara warga yang ber-KTP daerah lain tidak dilayani, kecuali warga tersebut mendapat usulan atau surat rekomendasi dari Dinas Sosial," ujarnya.

Ia berharap, Jamkesda ini memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dalam memberikan jaminan kesehatan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dalam upaya meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Warga harus tahu dan manfaatkan program ini, karena Pemkab tiap tahunnya telah menjamin kesehatan seluruh masyarakat dengan mengganggarkan miliran rupiah,"ujarnya.


Sumber : Ciputranews

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook