Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMKAB KULON PROGO OPTIMIS MAMPU TURUNKAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 7,5 PERSEN

kemiskinan-sapa-hastowardoyoSAPA - Pemkab Kulon Progo optimis mampu menurunkan jumlah angka kemiskinan minimal 7,5 persen dari total 111.672 jiwa dalam waktu lima tahun ke depan.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, Senin mengatakan, pemerintahannya merasa sangat berat untuk menurunkan jumlah penduduk miskin hingga 7,5 persen dalam waktu lima tahun.

"Kami telah memanggil kepala dusun untuk mengetahui jumlah penduduk miskin, jumlahnya bervariasi dari dusun satu dengan dusun lainnya. Kami sedang mencari solusi tepat memecahkan kemiskinan di Kulon Progo.

Jumlah penduduk miskin Kulon Progo paling tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)," kata Hasto.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo, Agus Langgeng Basuki mengatakan tercatat ada 34.089 kepala keluarga (KK) miskin atau 24,64 persen.

Kebijakan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo, kata Langgeng dibagi dalam empat klaster yakni perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan perbaikan infrastruktur. Dalam pelaksanaanya, beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan), Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan serta Dinas Kesehatan telah membuat program percepatan pengentasan kemiskinan tersebut.

"Anggaran untuk melaksanakan program ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, APBD DI Yogyakarta, dan pihak swasta," kata dia.

Dia mengatakan, kemiskinan yang terjadi di Kulon Progo dibedakan menjadi Kemiskinan struktural yaitu suatu kondisi dimana sekelompok orang berada didalam wilayah kemiskinan, dan tidak berpeluang untuk keluar dari kemiskinan tersebut, Kemiskinan kultural yaitu budaya yang membuat orang miskin, seperti masyarakat yang pasrah dengan keadaanya dan menganggap bahwa mekera miskin karena keturunan.

Kata dia, prinsip utama penanggulanan kemiskinan yaitu melakukan perbaiki program perlindungan sosial seperti mengembangkan sistem perlindungan sosial bagi penduduk miskin dan rentan miskin, meningkatkan akses pelayanan dasar yaitu peningkatan akses terhadap pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, pangan dan gizi membantu mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat miskin.

"Kami melalui SKPD telah berusaha mengentaskan kemiskinan dengan berbagai strategi untuk percepatan penanggulangan kemiskinan antara lain adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin,mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan usaha kecil, membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulanan kemiskinan," katanya.

 

Sumber : Antara News

Terpopuler

Terbaru

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

SAPA INDONESIA - PROGRAM peta dasar untuk tingkat perdesaan...
PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

SAPA INDONESIA - MESKIPUN telah meratifikasi Konvensi PBB mengenai...
KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEBANYAK tujuh BUMDes mengikuti pelatihan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook