Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PROGRAM RTLH DI KABUPATEN KARIMUN MENUAI PROTES

 

kemiskinan-pemiskinan-rtlhkarimun

SAPA - Protes yang menilai terjadi salah sasaran pada pelaksanaan program rehab rumah tak layak huni (RTLH) di Kabupaten Karimun telah terjadi. Hal ini menyusul DPRD Provinsi Kepri menemukan banyak penerima bantuan berusia 20 tahun.

Ketua LSM Kipra, Jhon Syahputra mengatakan, temuan tersebut perlu ditindaklanjuti dan dievaluasi karena dinilai banyak kelemahan.

"Kita tahu pada saat dicek oleh Komisi A DPRD Kabupaten Karimun, ternyata ada rumah yang tidak siap. Kemudian disidak lagi Komisi IV DPRD Provinsi Kepri baru-baru ini, temuannya makin parah. Yakni ada penerima di usia 20 tahun atau lebih. Sementara yang berusia 40 tahun keatas masih banyak dan layak menerima bantuan RTLH tapi tak diberi," kata Jhon, Selasa (22/1).

Ia mengatakan, penerima bantuan masih produktif adalah sangat tidak logis. Oleh karena itu Kipra meminta agar Pemkab mengevaluasi Dinas Sosial. Disamping itu pula perlu adanya publikasi terkait program RTLH di Kabupaten Karimun, mulai dari pertama kali diluncurkan sampai tahun 2013.

Lebih lanjut Jhon mengatakan, dengan adanya publikasi dari Pemkab tentang penyerapan RTLH, maka akan dapat diketahui berapa banyak keberhasilan rumah yang direhab, berapa besar kelemahan dan apa solusi yang dijalankan. Sehingga kasus-kasus yang pernah terjadi disetiap tahun tidak akan terulang lagi.

Kalau perlu kata Jhon, lakukan audit terhadap Dinas Sosial. Dengan alasan kalau program RTLH adalah erat kaitannya dengan data yang akurat, sehingga masyarakat mengetahui kejelasan yang sebenarnya.

"Kalau memang ada temuan dan kesalahan atau ada unsur kesengajaan, maka wewenang dari pihak berwajib lah yang harus mengambil tindakan untuk mengusut tuntas dalam menindaklanjuti persoalan ini. Masak usia 20 tahun bisa terima bantuan rumah, padahal usia tersebut masih produktif," kata Jhon.

Padahal kata Jhon, yang menerima bantuan RTLH adalah yang betul-betul tak mampu. Bukan usia produktif yang diberikan, karena masih memiliki tenaga yang kuat untuk menghidupi keluarga.

Jhon juga mengatakan, kalau menurut ketua pengentasan kemiskiann, H.Aunur Rafiq dalam laporan pengentasan kemiskinan beberapa waktu lalu kepada Pemprov Kepri, terkait realisasi RTLH yang baru mencapai 60 persen, hal tersebut dinilai sangat kecil keberhasilannya.

"Kita minta agar program RTLH ditahun 2013 agar ditunda dulu sebelum ada evaluasi dari Pemkab Karimun dan pihak berwajib. Intinya adalah kita sangat prihatin dengan keberhasilan RTLH di daerah ini yang sangat minim," tandasnya.

Sebelumnya, Pelaksanaan program RTLH di Kabupaten Karimun dinilai salah sasaran, karena warga berusia 20 tahun dan mampu mencari pekerjaan juga mendapat bantuan.

Fakta ini ditemukan Dr Yusrizal, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau dalam kegiatan reses di Kabupaten Karimun, Sabtu (19/1).

Dari beberapa tempat yang dikunjunginya secara acak di beberapa kecamatan penerima RTLH, didapati masyarakat penerima RTLH mulai dari usia 20 hingga 24 tahun, atau dibawah usia 40 tahun. Sepatutnya kata Yusrizal, tim di Karimun menyeleksi penerima yang layak, dilihat dari segi usia dan faktor ekonomi.

"Kalau usia 20 tahun keatas kan masih produktif, masih bisa bekerja untuk memperbaiki ekonomi. Ini yang jadi catatan penting dalam reses kita," ujar politisi dari Partai Hati Nurani Rakyat ini.

Saat tinjauan ke lapangan kata Yusrizal, memang kondisi rumahnya layak untuk dibantu, namun sangat disayangkan dengan alasan penerima diusia 40 tahun ke atas masih banyak. Terkecuali memang sudah tidak ada lagi penerima diusia 40 tahun maka boleh memasukkan penerima berusia 20 tahun.(gan)

 

haluankepri dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook