Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

DANA UPK KECAMATAN PAKIS SEBESAR RP 5,2 MILIAR

kemiskinan-sapa-upkpakisSAPA - Penyaluran dana kepada kelompok perempuan dan usaha ekonomi produktif oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Mutiara Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang sebesar Rp 5.243.387.936 selama tahun 2012.

Dana sebesar itu digunakan kegiatan Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) 129 kelompok dan kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) 137 kelompok. Mereka berasal dari 20 desa di sekitar lereng Gunung Merbabu di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

"Dari dana yang kami kelola itu, kami mendapatkan keuntungan yang sebagian kami kembalikan lagi ke masyarakat untuk membantu penyandang masalah kesejahteraan sosial," kata Ketua UPK Mutiara Wahdi didampingi Kepala Bank Jateng Capem Pasar Grabag Tri Haryono seusai jalan sehat, kemarin.

Wahdi mengatakan pihaknya memberikan bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu per orang kepada 104 penyandang cacat se-Kecamatan Pakis. Total dana yang digunakan untuk kegiatan ini adalah Rp 52 juta di mana seluruhnya merupakan hasil usaha UPK Mutiara.

Fasilitator PNPM Mandiri Kecamatan Pakis Prasetyo Ari Wibowo mengatakan penyaluran simpan pinjam untuk perempuan dan usaha produktif tersebut dimaksudkan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan.

Prasetyo menjelaskan bahwa program tersebut berhasil menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat serta menumbuhkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat. Dikatakan bahwa kelompok binaan UPK Mutiara difasilitasi untuk berhubungan dengan Bank Jateng guna mendapatkan pembiayaan dan pembinaan.

Dari 266 kelompok binaan UPK Mutiara, sebagian besar difasilitasi untuk menyimpan uang hasil usahanya di Bank Jateng Cabang Pasar Grabag lewat program Tabunganku. "Kesadaran kelompok usaha kecil untuk menyimpan uangnya di bank semakin meningkat. Kami ada program Tabunganku untuk menjangkau usaha mikro," kata Kepala Bank Jateng Capem Pasar Grabag Tri Haryono.

Tri Haryono menjelaskan untuk kelompok binaan yang sudah mapan juga disediakan layakan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Setiap bulan peserta membayar 'uang pensiun' sebesar Rp 200 ribu dan bisa dicairkan di masa tua mereka. "Uang ini untuk jaminan hari tua mereka," kata Tri Haryono.

 

Sumber : Suara Merdeka

Terpopuler

Terbaru

BEDAH KEMISKINAN DAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN ALSINTAN

BEDAH KEMISKINAN DAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN ALSINTAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH melalui Kementerian Pertanian membuat...
MELEPAS BELENGGU KAPITALISME DANA DESA

MELEPAS BELENGGU KAPITALISME DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa sebagai salah satu kebijakan belanja...
PRESIDEN HARAP PENINGKATAN DANA DESA DAPAT TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

PRESIDEN HARAP PENINGKATAN DANA DESA DAPAT TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi...
PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DIPERKIRAKAN SERAP 5 JUTA TENAGA KERJA

PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DIPERKIRAKAN SERAP 5 JUTA TENAGA KERJA

SAPA INDONESIA - PENGGUNAAN dana desa 2018 wajib dilaksanakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook