Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA Indonesia - Aliansi Strategis Melawan Pemiskinan

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MUSYAWARAH RENCANA AKSI PEREMPUAN DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN

kemiskinan-sapa-musrenaaspirasiperempuanacehSAPA - Pemerintah Kota Banda Aceh memasuki Awal tahun 2013 kembali menggelar Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) dalam rangka menjaring aspirasi kaum perempuan yang akan diakomodir dalam pembangunan Kota Banda Aceh tahun anggaran 2013.

Musrena tersebut di bagi dalam Tiga lokasi terpisah, yakni Kantor Camat Ulee Kareng, kantor Camat Lueng Bata dan Kantor Camat jaya Baru. Musrena Regional I (kecamatan Ulee Kareng, Kuta Alam dan Syiah Kuala) digelar Selasa (5/2) di Aula Kantor Camat Ulee Kareng.

Asisten II Bidang Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Pemko Banda Aceh Drs Ramli Rasyid mengatakan, bahwa latar belakang Musrena ini di gelar karena perempuan kota Banda Aceh banyak yang berkiprah dan beraktivitas dalam bidang ekonomi, sosial dan politik memiliki prestasi yang tidak kalah dari kaum pria, namun dalam proses pembangunan kaum perempuan kurang mendapat tempat termasuk dalam proses perencanaan pembangunan itu sendiri.

"Karena kurangnya keterlibatan perempuan dalam rencana pembangunan, mengakibatkan usulan yang dihasilkan kurang berpihak kepada kebutuhan perempuan itu sendiri, padahal dari data penduduk Kota Banda Aceh, jumlah perempuan dan pria hampir seimbang. Selain itu, tujuan lain yang ingin dicapai adalah memiliki dasar pertimbangan proporsi anggaran pendapatan dan belanja gampong atau bantuan gampong," katanya.

Ramli mengaku, atas dasar tersebut maka dibentuk suatu wadah yang dapat menampung aspirasi kaum perempuan yang dinamakan dengan Musrena, "Ada beberapa tujuan yang ingin didapatkan dari Musrena ini, yakni disamping sebagai wadah komunikasi langsung bagi perempuan, juga sebagai ajang pembelajaran dalam merumuskan suatu rencana aksi pembangunan yang kemudian memberi ruang bagi kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam mengutarakan permasalahan serta kebutuhannya secara nyata dalam kegiatan musrenbang nantinya," jelas Ramli.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan perencanaan pembangunan Kota Banda Aceh yang berbasis keadilan gender dengan mengadaptasi system perencanaan bottom up yang dimulai dari Gampong, Kecamatan dan nantinya akan dilaksanakan ditingkat Kota Banda Aceh. Harapnya.

Sementara itu, Camat Ulee Kareng Aulia R Dahlan dalam laporannya mengatakan Musrena yang digelar di Kantor Camat Ulee Kareng merupakan Musrena Regional I yang meliputi Tiga Kecamatan dengan melibatkan perwakilan perempuan dari 30 Gampong.

"Setiap Gampong mengirimkan Dua orang utusannya untuk mengikuti Musrena ini, jadi 60 peserta hadir pada acara ini dari 30 gampong yang ada di Tiga Kecamatan dalam regional ini," jelas Aulia.

"Sementara itu salah satu peserta ibu Rasyidah dari Ulee Kareng menyatakan, bahwa Musrena ini sangat bermanfaat dalam menjaring aspirasi perempuan dalam pembangunan karena selama ini aspirasi perempuan di tingkat gampong khususnya dalam Musrenbang gampong kurang terakomodir usulannya.

 

Azharuddin Korda SAPA Aceh