kemiskinan, penanggulangan kemiskinan, melawan pemiskinan, angka kemiskinan, data kemiskinan, pengentasan kemiskinan, tkpkd, musrenbang, pnpm mandiri, ikrar, jamkesmas, jamkesda, kur, bsm, blsm, pkh, raskin, bpjs SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KABUPATEN BANDUNG: 38.000 KELUARGA MISKIN JADI SASARAN PKH

kemiskinan-sapa-38000kmpenerimapkhbandung

SAPA - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung. Dra.Hj.Nina Setiana, M.Si mengatakan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Bandung, dalam rentang delapan tahun berjalan telah menetapkan jumlah sasaran lokasi PKH sebanyak 38.000 KSM (Keluarga Sangat Miskin) penerima manfaat PKH.

"Jumlah ini sudah termasuk perluasan jangkauan PKH di tahun 2014, di tujuh kecamatan antara lain Kecamatan Cimaung, Katapang, Arjasari, Cimenyan, Cicalengka, Rancaekek dan Cikancung dengan jumlah tenaga pendamping PKH sebanyak 133 orang dan tenaga operator 9 orang", ungkap Nina Setiana saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) PKH Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2014 yang berlangsung di Bale Kandaga, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Soreang.

Sebanyak 175 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, terdiri dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pendamping dan operator PKH se-Kabupaten Bandung. Tampil selaku narasumber, Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, DR. M.O.Royani dan Kepala Badan Perencanaan Daerah (BAPEDA) Kabupaten Bandung, Ir.Ernawan Mustika.

Nina Setiana menjelaskan pencairan dana PKH tahun 2013 mencapai Rp.39.970.870.000 sementara untuk tahun 2014 ini, pencairan PKH baru tahap 1, sebesar Rp.9.224.525.000, yang dialokasikan untuk 25 kecamatan, "Sedangkan untuk lokasi baru, untuk tujuh kecamatan tersebut belum ada proses pencairan", ujar Nina.

Dalam kesempatan itu, Nina menyatakan pemerintah daerah sangat mendukung terhadap program PKH karena dinilai bersifat perlindungan sosial bagi keluarga miskin. Hal tersebut ditandai dengan adanya kontribusi anggaran dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kabupaten Bandung untuk menunjang kelancaran program ini.

"Sedangkan untuk pemberdayaan peserta PKH pada tahun ini yang akan dibantu sebanyak 12 kelompok atau 120 KSM yang graduasi dengan bantuan stimulan yang bervariasi sesuai dengan minat dan potensi wilayahnya masing-masing", ucapnya pula.

Disisi lain Royani menjelaskan secara nasional, pada tahun 2014 Kementerian Sosial telah menargetkan perluasan kepesertaan PKH sebanyak 655.000 KSM, mencakup 82 kabupaten baru dan 158 kabupaten lama sebanyak 1.532 kecamatan.

Untuk Kabupaten Bandung, lanjut Royani, perluasan kepesertaan mencapai 8.028 KSM. "Dengan perincian masing-masing Kecamatan Cimaung 1.062 KSM, Cikancung 1.779 KSM, Cicalengka 1.164 KSM, Rancaekek 1.265 KSM, Arjasari 1.419 KSM, Katapang 764 KSM, serta kecamatan Cimenyan sebanyak 575 KSM", papar Royani.

Menyikapi adanya pengurangan indeks bantuan, Ia mengatakan hal itu akibat konsekuensi dari Instruksi Presiden (Inpres) tentang penghematan dan pemotongan anggaran. Dalam Impres tersebut, bahwa PKH terkena pemotongan sebesar Rp 739 Milyar, bantuan tetap semula Rp 300.000 menjadi Rp. 240.000, bantuan maksimal menjadi Rp. 2.740.000, dan bantuan miminal menjadi Rp. 740.000, "Hal ini harus disosialisasikan dengan baik, agar jangan ada persepsi terjadi pemotongan bantuan yang tidak sah", tegasnya.

Oleh: Umar Alam Korda SAPA Kabupaten Bandung
                                                                          Kemiskinan - Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri - IKraR - Jamkesmas - Jamkesda - KUR - BSM - BLSM - PKH - Raskin - BPJS